
TEGAS.CO, BAUBAU – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Baubau periode 2020–2025, Indra Tri Wahyono, resmi mengundurkan diri dan menyatakan tidak akan kembali mencalonkan diri pada pemilihan ketua untuk periode 2025–2030.
Keputusan tersebut disampaikan di tengah berlangsungnya proses penjaringan calon ketua baru yang sedang digelar oleh DPC Hanura Baubau.
Indra mengumumkan pengunduran dirinya melalui pesan WhatsApp di salah satu grup internal Hanura Baubau.
Informasi ini kemudian mendapat respons dari sejumlah kader yang menanggapi keputusan tersebut sebagai bagian dari dinamika organisasi.
Dalam keterangannya, Indra menjelaskan bahwa keputusan untuk mundur diambil setelah melalui pertimbangan matang. Ia menyebutkan bahwa kesibukan dalam dunia usaha dan aktivitas lain yang lebih banyak membawanya berada di Jakarta membuatnya tidak lagi dapat memberikan perhatian penuh terhadap tugas-tugas kepartaian di Baubau.
Dengan kondisi tersebut, Ia menilai kepemimpinan DPC Hanura Baubau perlu dilanjutkan oleh kader yang mampu memberikan dedikasi dan energi secara penuh.
Indra Tri Wahyono menyampaikan bahwa keputusan mundurnya juga menjadi bentuk kesempatan bagi kader-kader terbaik Hanura Baubau untuk tampil dan melanjutkan estafet kepemimpinan.
Ia berharap proses demokrasi internal melalui Musyawarah Cabang (Muscab) dapat melahirkan ketua baru yang visioner dan mampu memperkuat soliditas partai.
Selama memimpin DPC Hanura Kota Baubau, Indra mencatat beberapa pencapaian, antara lain:
Peningkatan jumlah kursi Hanura di DPRD Kota Baubau dari 2 menjadi 3 kursi, yang memperkuat posisi partai dalam konstelasi politik lokal.
Membangun gaya kepemimpinan yang mengutamakan kebersamaan, menjaga soliditas internal, serta menghargai peran para senior dan tokoh pendiri partai.
Menguatkan basis kader hingga tingkat akar rumput melalui pembinaan berkelanjutan dan penguatan struktur organisasi.
Indra berharap ketua terpilih nantinya dapat menjaga nilai kebersamaan yang selama ini dibangun serta melanjutkan upaya memperkuat fondasi Hanura di masyarakat.
“Semoga ke depan Hanura Baubau dengan pemimpin yang baru tetap menjaga kebersamaan untuk membesarkan Partai. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk membangun kekuatan Hanura dari akar rumput,” ujarnya.
Dengan keputusan ini, dinamika pemilihan Ketua DPC Hanura Baubau periode 2025–2030 diperkirakan akan semakin terbuka dan menarik, seiring terbukanya peluang bagi kader maupun figur baru untuk tampil sebagai pemimpin.
Laporan: JSR