Berita UtamaEkobishotelSultra

Dirut Perumda Pastikan Seleksi Lapak di Eks MTQ Tidak Ada Titipan Orang Dalam

995
×

Dirut Perumda Pastikan Seleksi Lapak di Eks MTQ Tidak Ada Titipan Orang Dalam

Sebarkan artikel ini
Dirut Perumda Pastikan Seleksi Lapak di Eks MTQ Tidak Ada Titipan Orang Dalam
Dirut Perumda Pastikan Seleksi Lapak di Eks MTQ Tidak Ada Titipan Orang Dalam

KENDARI, TEGAS.CO โ€“ Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan proses perekrutan dan pendaftaran pedagang untuk lapak di eks MTQ yang pengelolaannya baru saja diserahkan oleh Gubernur, akan dilakukan secara terbuka, adil, dan transparan.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Sultra, Selasa 16 Desember 2025 menegaskan, seluruh masyarakat Kota Kendari memiliki hak yang sama untuk mendaftar sebagai penyewa lapak tersebut.

Hal ini disampaikan untuk menepis isu-isu miring yang beredar di masyarakat bahwa lapak-lapak tersebut sudah “dipesan” atau dialokasikan untuk pihak tertentu.

Tonton video tiktok tegas.co di bawah ini ๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘

“Mengenai syarat dan ketentuan untuk bisa masuk, saya rasa semua masyarakat Kota Kendari pada khususnya berhak untuk mendaftar,” ujar Dirut Perumda dalam keterangannya.

Ia membantah keras rumor yang menyebutkan bahwa pendaftaran sudah ditutup atau adanya praktik “jalur belakang”.

Menurutnya, pendaftaran belum dibuka secara resmi karena proses pengerjaan fisik lapak masih berlangsung.

“Kalau ada isu-isu di luar sana bahwa ada calo atau misalnya pendaftarannya sudah ada (penuh), itu memang belum. Saya pastikan belum. Kenapa? Karena proses pengerjaannya belum selesai. Nanti begitu selesai, baru kami Perumda akan membuka pendaftaran secara umum,” tegasnya.

Dalam proses seleksi nanti, Perumda menjamin tidak akan ada praktik nepotisme atau prioritas bagi titipan pejabat maupun orang dalam.

“Jadi tidak diprioritaskan oleh pedagang yang dulu pernah di situ? Berbicara diprioritaskan, semua diprioritaskan. Baik yang di dalam maupun di luar, tidak ada yang kita beda-bedakan,” jelasnya. “Saya pastikan tidak ada orang dalam, tidak ada titip-menitip. Kalaupun ada isu itu, itu adalah isu,” tambahnya.

Dirut Perumda mengungkapkan, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Pihaknya mencatat sudah ada ribuan peminat yang menanyakan ketersediaan lapak, sementara kuota yang tersedia sangat terbatas.

“Pelaku UMKM ini kan ada ribuan di Kota Kendari, sedangkan yang disiapkan oleh pemerintah hanya 100. Sehingga memang kita betul-betul terbuka untuk seleksi ini,” ungkapnya.

Karena keterbatasan unit (hanya 100 lapak), Perumda akan menerapkan syarat administrasi yang ketat.

Prioritas utama adalah warga ber-KTP Kota Kendari dan pelaku UMKM yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

“Kita juga harus perhatikan bahwa masih ada pengusaha UMKM yang punya NIB tapi sudah lama menjual di dalam, ini juga perlu perhatian kita. Intinya Perumda hadir selaku fasilitator dan itu terbuka,” tuturnya.

Terkait progres pembangunan, saat ini fisik lapak sudah mencapai 70 persen.

Perumda menargetkan pendaftaran dapat dibuka pada akhir Desember 2025, dengan harapan lapak sudah bisa beroperasi pada momen tahun baru.

“Rencana di akhir Desember ini. Tergantung situasi, kalau memang cepat selesai, kita pakai tahun barulah (1 Januari 2026),” pungkasnya.

PUBLISHER: MAS’UD