Berita Utama

Wali Kota Kendari Instruksikan Reformasi Total Pengelolaan Pasar dan Kinerja Perumda

409
×

Wali Kota Kendari Instruksikan Reformasi Total Pengelolaan Pasar dan Kinerja Perumda

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Kendari Instruksikan Reformasi Total Pengelolaan Pasar dan Kinerja Perumda
Wali Kota Kendari Instruksikan Reformasi Total Pengelolaan Pasar dan Kinerja Perumda

KENDARI, TEGAS.CO – Pemerintah Kota Kendari bergerak cepat di awal tahun 2026 untuk membenahi kinerja perusahaan daerah. Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., didampingi Wakil Wali Kota, Sudirman, memimpin rapat koordinasi strategis bersama jajaran Perumda Pasar, Perumda Air Minum Tirta Anoa, dan Perumda Kota Kendari di Ruang Rapat Wali Kota, Rabu (7/1/2026).

Rapat ini menjadi langkah awal penyamaan persepsi sekaligus evaluasi menyeluruh untuk memperkuat kinerja Perumda dalam mendukung pembangunan daerah.

Dalam arahannya, Siska Karina Imran menekankan pentingnya pembenahan internal, khususnya terkait mekanisme pelantikan dan penugasan pejabat Perumda.

Tonton video tiktok tegas.co di bawah ini πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘

Ia menginstruksikan agar proses tersebut dilakukan dengan jelas dan transparan, termasuk rencana pelantikan serentak serta penegasan nota tugas bagi setiap pejabat.

“Awal tahun ini adalah momentum penting untuk membangun one mindset (satu pemikiran) dan satu tujuan. Kita harus memastikan seluruh program pemerintah daerah berjalan optimal tanpa hambatan internal,” tegas Wali Kota.

Fokus utama dalam rapat tersebut tertuju pada pembenahan pasar rakyat. Wali Kota secara khusus menyoroti aspek kebersihan dan ketertiban yang dinilai masih perlu perbaikan signifikan.

Ia meminta agar kebersihan pasar menjadi prioritas mutlak, mencakup area pintu masuk, los pedagang, saluran drainase, hingga sistem pengelolaan sampah.

β€œPasar yang bersih dan tertata akan menciptakan kenyamanan bagi pedagang maupun masyarakat sebagai konsumen. Selain kebersihan, penertiban dan penegakan aturan juga menjadi perhatian serius kami,” ujarnya.

Siska juga mendesak agar Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan Perumda Pasar dijalankan secara konsisten.

Ia meminta kepala pasar untuk lebih proaktif melakukan pendekatan persuasif kepada pedagang yang masih berjualan di bahu jalan atau luar area pasar untuk masuk ke dalam los yang telah disediakan. Hal ini demi menciptakan wajah pasar yang rapi dan tertib.

Lebih jauh, Wali Kota menargetkan transformasi fasilitas pasar agar lebih manusiawi dan terintegrasi. Fasilitas penunjang seperti toilet bersih, musala, ruang anak, hingga unit layanan kesehatan wajib tersedia.

“Target kami, pasar-pasar besar seperti Pasar Mandonga, Pasar Kota, dan Pasar Sentral Wua-wua harus bertransformasi menjadi pasar modern. Harus nyaman, bersih, dan menghilangkan kesan kumuh yang selama ini melekat,” pungkasnya.

PUBLISHER: MAS’UD