Berita UtamaKendari

Gudang Mete dan Rumah Warga Ludes, Kerugian Capai Rp5 Miliar

×

Gudang Mete dan Rumah Warga Ludes, Kerugian Capai Rp5 Miliar

Sebarkan artikel ini
Gudang Mete dan Rumah Warga Ludes, Kerugian Capai Rp5 Miliar
Personil Damkar Kendari saat beripaya memadamkan api

KENDARI, TEGAS.CO โ€“ Kebakaran besar melanda kawasan padat penduduk di area Pelabuhan Batu, tepatnya di belakang Kantor UPTD Pertanian Kota Kendari, Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat, pada Sabtu malam (17/1/2026).

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.55 WITA ini sempat memicu kepanikan warga sekitar karena api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lain.

Si jago merah dilaporkan meluluhlantakkan tiga gudang penyimpanan komoditas jambu mete dan cengkeh.

Tonton video tiktok tegas.co di bawah ini ๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘

Tak hanya itu, api juga menyambar enam kios, empat rumah makan, serta empat unit rumah warga yang berada di sekitar titik api.

Material bangunan yang didominasi kayu dan papan membuat api berkobar hebat dalam waktu singkat.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari, Drs. Ahriawandy Effendi, mengonfirmasi kejadian tersebut.

Ia menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan masuk pada pukul 21.55 WITA dan langsung merespons dengan cepat.

“Begitu menerima laporan, unit pemadam kebakaran segera kami terjunkan ke lokasi kejadian,” ujar Ahriawandy di lokasi kejadian.

Unit pemadam dari Pos Benu-Benua menjadi armada pertama yang tiba di lokasi pada pukul 21.59 WITA, hanya empat menit setelah laporan diterima.

Mengingat besarnya kobaran api, Damkarmat Kendari kemudian mengerahkan bantuan armada tambahan dari Mako Damkar Pos Boulevard dan Pos Poasia.

Total kekuatan yang dikerahkan meliputi tujuh unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil rescue.

Operasi pemadaman ini juga melibatkan kerja sama lintas sektor, dibantu oleh personel TNI, Polri, Tim SAR, serta suplai air dari komunitas Air Tower.

Setelah berjibaku selama hampir tiga jam, api akhirnya berhasil dikuasai sepenuhnya pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.45 WITA.

Petugas kemudian melanjutkan dengan proses pendinginan (cooling) untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa yang dapat memicu kebakaran susulan.

Meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden ini, dampak materiil yang ditimbulkan sangat besar.

Berdasarkan pendataan awal, total kerugian akibat hangusnya gudang komoditas, tempat usaha, dan hunian warga ini ditaksir mencapai Rp5 miliar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.

PUBLISHER: MAS’UD