Berita UtamaKendariSultra

Gubernur Andi Sumangerukka Lepas Ekspor Langsung Feronikel Senilai Rp 49 Miliar ke Tiongkok

667
×

Gubernur Andi Sumangerukka Lepas Ekspor Langsung Feronikel Senilai Rp 49 Miliar ke Tiongkok

Sebarkan artikel ini
Gubernur Andi Sumangerukka Lepas Ekspor Langsung Feronikel Senilai Rp 49 Miliar ke Tiongkok
Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, secara resmi melepas ekspor langsung (direct export) feronikel perdana ( kanan )

KENDARI, TEGAS.CO โ€“ Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat sejarah baru dalam peta perdagangan internasional. Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, secara resmi melepas ekspor langsung (direct export) feronikel perdana sebanyak 46 kontainer dengan tujuan Lianyungang, Tiongkok, pada Rabu (28/1/2026).

Pelepasan yang berlangsung di Terminal Peti Kemas Kendari New Port ini menandai langkah besar kesiapan logistik Sultra dalam kancah global.

Ekspor feronikel ini memiliki volume sebesar 1.015,16 metrik ton dengan nilai mencapai USD 2,95 juta, atau setara dengan Rp 49,49 miliar.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar pencapaian statistik ekonomi semata, melainkan bukti nyata efisiensi sistem logistik daerah.

Tonton video tiktok tegas.co di bawah ini ๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘

โ€œEkspor feronikel perdana ini menunjukkan bahwa industri, pelabuhan, dan logistik di Sulawesi Tenggara semakin siap, efisien, dan berdaya saing. Yang terpenting, kemajuan ini harus berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,โ€ ujar Andi Sumangerukka.

Terlaksananya direct export ini merupakan buah sinergi antara PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV Kendari dengan PT Winarapan.

Kerja sama ini menempatkan Kendari New Port sebagai simpul strategis baru dalam rantai pasok industri pertambangan dunia.

Gubernur menekankan bahwa Sultra tidak boleh lagi sekadar menjadi penonton atau pengekspor bahan mentah.

Ia menggarisbawahi pentingnya kebijakan hilirisasi yang berorientasi pada nilai tambah.
โ€œKami tidak ingin sumber daya alam hanya diekspor dalam bentuk mentah.

Hilirisasi harus mendorong transfer teknologi, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,โ€ tegas purnawirawan jenderal bintang dua tersebut.

Selain aspek ekonomi, Gubernur juga menyoroti pentingnya keberlanjutan. Ia mengingatkan para pelaku industri agar pembangunan berjalan beriringan dengan prinsip kelestarian lingkungan dan tanggung jawab sosial (CSR), sehingga manfaatnya dirasakan secara adil oleh masyarakat lokal.

Menutup arahannya, Andi Sumangerukka memastikan komitmen Pemprov Sultra untuk terus menciptakan iklim investasi yang kondusif, menjamin kepastian hukum, serta menjaga stabilitas keamanan daerah.

โ€œKami berterima kasih kepada pemerintah pusat atas dukungan regulasi, serta para investor yang telah menaruh kepercayaan di Sultra. Harapannya, ini menjadi awal dari peningkatan volume ekspor dan perluasan pasar internasional di masa depan,โ€ pungkasnya.

PUBLISHER: MAS’UD