
TEGAS.CO, BAUBAU – Dalam rangka memperkuat pemahaman ideologi kebangsaan serta meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap tantangan ideologi, politik, sosial, dan budaya.
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Baubau menyelenggarakan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Se-Kepulauan Buton, Senin (9/2/26), bertempat di Aula Kantor Wali Kota Baubau, Kelurahan Lipu, Kecamatan Betoambari.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi tugas dan fungsi Kesbangpol sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, khususnya dalam urusan pemerintahan umum dan pembinaan ideologi Pancasila, serta selaras dengan kebijakan nasional penguatan wawasan kebangsaan, bela negara, dan persatuan nasional.
Sosialisasi dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, legislatif, TNI, Polri, serta pemangku kepentingan lainnya. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Staf Ahli Bidang Politik dan Pemerintahan Kota Baubau Dr. Muh. Tasdik, S.H., M.Si, Wakil Ketua II DPRD Kota Baubau Adriansyah Farmin, S.T, anggota DPRD Kota Baubau Peltu Purn. La Ode Abdul Tamim, S.H., M.H selaku narasumber, Danramil 1413-01/Wolio Mayor Inf La Ode Sadiran mewakili Dandim 1413/Buton, Kasi Hukum Polres Baubau AKP Subagyo mewakili Kapolres Baubau, serta Kepala Kesbangpol Kota Baubau Aliman, S.E., M.Si. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 100 peserta yang berasal dari unsur Purna Paskibraka.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan ketua panitia, penyerahan kartu identitas secara simbolik, serta sambutan Wali Kota Baubau yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi.
Sambutan Wali Kota Baubau disampaikan oleh Dr. Muh. Tasdik, S.H., M.Si. Dalam sambutannya disampaikan permohonan maaf Wali Kota Baubau yang berhalangan hadir secara langsung karena agenda kedinasan lain yang bersifat strategis.
Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa sosialisasi wawasan kebangsaan memiliki peran penting dalam membentuk ketahanan ideologi generasi muda, khususnya Purna Paskibraka, agar memiliki pemahaman yang matang terhadap nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.
Hal ini dinilai penting sebagai upaya pencegahan dini terhadap potensi masuknya paham radikalisme, intoleransi, maupun pragmatisme politik yang berlebihan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Purna Paskibraka diharapkan tidak hanya unggul dalam aspek seremonial, tetapi juga mampu berperan aktif dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan dan penguatan persatuan di Kota Baubau.
Melalui kegiatan ini, Purna Paskibraka diharapkan dapat menjadi teladan patriotisme, agen pembaruan, serta penggerak nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat, tanpa kehilangan identitas budaya dan jati diri sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
Kegiatan pembukaan sosialisasi wawasan kebangsaan berakhir pada pukul 10.00 WITA dan dilanjutkan dengan penyampaian materi sosialisasi oleh narasumber.
Laporan: JSR
Editor: Yusrif
