BaubauBerita Utama

Literasi Keuangan Jadi Kunci, Baubau Perangi Investasi Ilegal

×

Literasi Keuangan Jadi Kunci, Baubau Perangi Investasi Ilegal

Sebarkan artikel ini
Literasi Keuangan Jadi Kunci, Baubau Perangi Investasi Ilegal.
Literasi Keuangan Jadi Kunci, Baubau Perangi Investasi Ilegal.

TEGAS.CO, BAUBAU – Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim, SE, secara resmi membuka kegiatan Edukasi Keuangan bertajuk “Waspada Investasi Ilegal” di Aula Kantor Wali Kota Baubau, Selasa (24/2/2026).

Program ini dirancang untuk membentengi masyarakat dari praktik investasi ilegal atau investasi bodong yang kian marak seiring pesatnya perkembangan layanan keuangan digital.

Iklan NasDem Sultra

Dalam sambutannya, Yusran Fahim menegaskan bahwa kemudahan akses finansial melalui teknologi dapat menjadi pisau bermata dua. Di satu sisi membuka peluang ekonomi, namun di sisi lain juga menghadirkan ancaman berupa praktik penipuan berkedok investasi.

Ia mengingatkan, banyak warga terjebak iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat, tetapi berakhir mengalami kerugian finansial, kehilangan aset, bahkan tekanan psikologis yang berat.

Literasi Keuangan Jadi Kunci, Baubau Perangi Investasi Ilegal.
Literasi Keuangan Jadi Kunci, Baubau Perangi Investasi Ilegal.

“Literasi keuangan bukan hanya soal menghitung angka, tetapi kemampuan mengenali risiko serta memastikan legalitas lembaga yang menawarkan investasi,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menginstruksikan empat langkah krusial yang harus menjadi perhatian masyarakat dan aparatur pemerintah yaitu,

1. Verifikasi Legalitas
Masyarakat diminta memeriksa status izin resmi lembaga investasi melalui otoritas berwenang seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelum menyetorkan dana.

2. Lindungi Data Pribadi
Warga diimbau tidak sembarangan memberikan data sensitif seperti KTP, nomor rekening, atau nomor telepon kepada pihak yang tidak jelas identitasnya, karena rawan disalahgunakan untuk kejahatan finansial.

3. Peran Camat dan Lurah
Edukasi harus menjadi gerakan bersama hingga tingkat kelurahan dan lingkungan, dengan camat dan lurah aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

4. Edukasi di Lingkungan Kerja
Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta mengedukasi seluruh pegawai agar menjadi contoh dalam pengelolaan keuangan yang sehat dan aman.

Tonton video tiktok tegas.co di bawah ini 👇👇👇👍

Sementara itu, Ketua OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah kolaboratif antara OJK dan Pemerintah Kota Baubau guna memastikan masyarakat maupun aparatur pemerintah tidak terjerat investasi ilegal.

“Hari ini kita berkumpul bukan sekadar mendengarkan materi, tetapi bersama-sama membangun benteng pertahanan bagi seluruh masyarakat Kota Baubau dari praktik penipuan keuangan,” ujarnya.

Acara tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Baubau yang diwakili Wali Kota Baubau, Wakil Wali Kota Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc., Sekda La Ode Darus Salam, S.Sos., M.Si., dan Ketua OJK Sultra terkait penanganan investasi ilegal di Baubau.

Berdasarkan hasil survei nasional, tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia berada di kisaran 66 persen, sementara tingkat inklusi keuangan mencapai sekitar 80 persen.

Artinya, masih banyak masyarakat yang menggunakan produk dan layanan keuangan tanpa pemahaman memadai mengenai risiko yang menyertainya.

Kondisi ini menunjukkan pentingnya penguatan edukasi finansial sebagai langkah preventif guna melindungi masyarakat dari potensi kerugian akibat investasi ilegal.

JSR