
BAUBAU, TEGAS CO โ Pemerintah Kota Baubau secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Baubau yang digelar di Ruang Rapat Utama, Senin (6/4/2026).
Penyampaian LKPJ tersebut diwakili oleh Wakil Wali Kota Baubau, Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc, yang memaparkan capaian kinerja pemerintah daerah serta realisasi anggaran selama tahun 2025.
Laporan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kepala daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Tonton video tiktok tegas.co di bawah ini ๐๐๐๐
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD atas sinergi yang terjalin antara pihak legislatif dan eksekutif.
Ia menilai kolaborasi tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan keberhasilan pembangunan daerah.
โDukungan dan kerja sama yang harmonis ini menjadi kunci berjalannya roda pemerintahan dan pembangunan di Kota Baubau sepanjang tahun 2025,โ ujarnya.
Dari sisi keuangan daerah, realisasi pendapatan daerah mencapai Rp 873,27 miliar atau 97,29 persen dari target sebesar Rp 897,51 miliar. Capaian ini didukung oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terealisasi sebesar Rp 140,98 miliar atau 99,28 persen dari target.
Sementara itu, realisasi belanja daerah tercatat sebesar Rp 827,59 miliar dari total anggaran Rp 917,95 miliar, atau mencapai 90,15 persen. Adapun pembiayaan netto terealisasi sebesar Rp 20,44 miliar atau 100 persen dari target yang ditetapkan.
Sejalan dengan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2024โ2026, tema pembangunan tahun 2025 difokuskan pada peningkatan tata kelola pemerintahan yang berdaya saing. Pemerintah Kota Baubau menempatkan penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur sebagai prioritas utama.
Upaya tersebut diwujudkan melalui peningkatan akses layanan pendidikan, pemerataan kualitas layanan kesehatan, serta penguatan transformasi sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).
Pada indikator makro, Pemkot Baubau mencatat sejumlah capaian positif.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 79,61 menjadi 80,29.
Angka kemiskinan menurun dari 7,40 persen menjadi 6,83 persen, sementara tingkat pengangguran turun menjadi 3,95 persen.
Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 4,48 persen, dan indeks reformasi birokrasi meningkat signifikan dari 56,66 persen menjadi 67,99 persen.
Meski demikian, pemerintah daerah juga mencatat sejumlah tantangan, di antaranya penurunan Indeks Persepsi Anti Korupsi serta peningkatan angka kriminalitas yang menjadi perhatian untuk evaluasi ke depan.
Wakil Wali Kota berharap dokumen LKPJ tersebut dapat ditelaah secara komprehensif oleh DPRD.
Ia menegaskan bahwa rekomendasi dan masukan dari legislatif akan menjadi bahan penting dalam peningkatan kinerja pemerintah daerah di masa mendatang.
โSeluruh upaya yang dilakukan dilandasi semangat dan niat tulus untuk terus bekerja demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan Kota Baubau yang lebih baik,โ tutupnya.
JSR