BaubauBerita Utama

84 Pengurus Resmi Dilantik, IDI Kota Baubau Siap Tingkatkan Layanan Kesehatan

41
×

84 Pengurus Resmi Dilantik, IDI Kota Baubau Siap Tingkatkan Layanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
84 Pengurus Resmi Dilantik, IDI Kota Baubau Siap Tingkatkan Layanan Kesehatan

TEGAS.CO, BAUBAU — Kepengurusan baru Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Baubau periode 2025–2028 resmi memulai langkahnya dengan mengusung visi “IDI Berdampak”, yang menekankan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di masyarakat.

Pelantikan dan pengukuhan pengurus baru tersebut digelar dalam suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan, Minggu (12/4/2026), dengan mengusung tema “Memperkuat Profesionalisme dan Etika Dokter dalam Mewujudkan Pelayanan Kesehatan yang Berkualitas”. Sebanyak 84 pengurus secara resmi dilantik oleh Ketua IDI Sulawesi Tenggara, dr. La Ode Rabiul Awal, Sp.B(K) BD.

Struktur inti kepengurusan dipimpin oleh Ketua dr. Hasrida Hamid, didampingi Sekretaris dr. Wa Ode Mery Wahyuni dan Bendahara dr. Siti Nur Ismawati. Kepengurusan ini juga membawahi sejumlah bidang strategis, seperti Bidang Ilmiah, Bidang Hukum dan Etika (MKEK), serta Bidang Pengabdian Masyarakat.

Dalam periode kepemimpinannya, sejumlah program kerja strategis telah disiapkan untuk menjawab tantangan dunia kesehatan yang semakin kompleks.

Salah satu fokus utama adalah peningkatan kompetensi anggota melalui penyelenggaraan workshop rutin, termasuk pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), guna memastikan para dokter selalu mengikuti perkembangan standar medis terbaru.

Selain itu, IDI Kota Baubau juga mendorong digitalisasi administrasi untuk mempermudah pengurusan rekomendasi izin praktik dan keanggotaan secara lebih cepat dan transparan.

Pada aspek pengabdian masyarakat, program yang dirancang mencakup kegiatan bakti sosial serta edukasi kesehatan yang menyasar masyarakat pesisir dan daerah terpencil di wilayah Baubau dan sekitarnya.

Tak hanya itu, IDI Kota Baubau juga memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Baubau, khususnya Dinas Kesehatan, dalam upaya menekan angka stunting dan penyakit menular.

Dalam mendukung arah kebijakan tersebut, Ketua IDI Sulawesi Tenggara, dr. La Ode Rabiul Awal, Sp.B(K) BD, menegaskan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam setiap langkah organisasi.

“Kita adalah organisasi yang menunjang program kesejahteraan bersama pemerintah daerah untuk kepentingan masyarakat. Karena itu, setiap kegiatan harus dijalankan dengan integritas dan profesionalisme,” tegasnya.

Dengan arah kebijakan tersebut, kepengurusan baru diharapkan mampu menjadikan IDI sebagai organisasi profesi yang tidak hanya kuat secara internal, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

Laporan: JSR

Editor: Yusrif