Berita UtamaKonawe Kepulauan

MBG Dorong Stabilitas Harga dan Produktivitas Petani Konkep

177
×

MBG Dorong Stabilitas Harga dan Produktivitas Petani Konkep

Sebarkan artikel ini
MBG Dorong Stabilitas Harga dan Produktivitas Petani Konkep

TEGAS.CO,. KONAWE KEPULAUAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan Presiden Prabowo Subianto terbukti memberikan efek ganda bagi perekonomian desa.

Selain menjamin asupan gizi masyarakat, program ini membuka jalur pasar baru yang menguntungkan petani hortikultura di berbagai daerah.

Dampak positif tersebut dirasakan langsung oleh petani yang berada dalam pengawasan Dinas Pertanian Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).

Hasil panen masyarakat kini memiliki alternatif distribusi yang lebih pasti melalui dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sawaea, Wawonii Selatan di luar pasar tradisional dan tengkulak.

Lonjakan permintaan dari dapur SPPG pun menciptakan stabilitas harga yang selama ini sulit dicapai. Sejumlah komoditas seperti jagung, telur ayam, ayam ras pedaging, hingga kacang panjang mengalami peningkatan serapan signifikan seiring bertumbuhnya kebutuhan program.

Kabid Peternakan Distan Konkep Suwarno (44), menyebut pola permintaan sayuran kini bergeser lebih menguntungkan.

Dikutip dari keterangannya pada Jum’at, 24 April 2026, ia menuturkan bahwa produk pertanian tidak lagi hanya mengandalkan satu kanal distribusi.

“Permintaan tidak hanya dari tengkulak maupun pedagang sayur pada umumnya, tapi juga diserap oleh program MBG,” kata Warno.

Peningkatan serapan tersebut berdampak langsung pada pendapatan petani. Menurut Warno, kenaikan harga jual di tingkat petani berkisar 20 hingga 30 persen, bergantung pada jenis komoditas.

“Untuk peningkatan, sekitar 20 sampai 30 persen, bergantung dari jenis komoditas masing-masing sayuran,” terangnya.

Selain dorongan pasar, keberlanjutan produksi juga ditopang intervensi pemerintah. Bantuan pupuk subsidi dinilai krusial untuk menjaga produktivitas lahan, khususnya saat menghadapi musim kemarau.

Seiring bertambahnya jumlah porsi makan yang dilayani pihak sppg, diharapkan beberapa komoditi sayuran yang dihasilkan petani seperti ketimun, buncis, tomat, Cabai, dapat diserap oleh MBG dengan skema harga yang stabil.

Disarankan kepada pihak SPPG yang menangani program MBG agar selalu konsisten dalam menyerap komoditas hasil pertanian di daerah dimana program MBG bergulir dengan skema pembelian yang jelas dan terukur agar petani dapat merencanakan penanaman dengan tepat waktu dan tepat guna.

Harapan pemerintah dari bergulirnya program MBG dapat dirasakan oleh seluruh lapisan Masyarakat yang diwujudkan dengan konsistensi dalam menjaga rantai pasok kebutuhan MBG di daerah dengan selalu mengutamakan komoditas hasil pertanian petani lokal.

Penulis: Arkam Asrulgazali

Editor: Yusrif