BaubauBerita Utama

Yusran Fahim Lantik Tiga Kepala Dinas, Dorong Birokrasi yang Efektif dan Adaptif

165
×

Yusran Fahim Lantik Tiga Kepala Dinas, Dorong Birokrasi yang Efektif dan Adaptif

Sebarkan artikel ini
Yusran Fahim Lantik Tiga Kepala Dinas, Dorong Birokrasi yang Efektif dan Adaptif
Yusran Fahim Lantik Tiga Kepala Dinas, Dorong Birokrasi yang Efektif dan Adaptif

TEGAS.CO, BAUBAU – Pemerintah Kota Baubau kembali melakukan penyegaran birokrasi sebagai upaya memperkuat kinerja organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim, S.E., melantik tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dalam prosesi Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Baubau, Senin (29/6/2026).

Tiga pejabat yang dilantik masing-masing adalah Yudi Masril, S.T., M.T. sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Amiruddin, S.Kel., M.Si. sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Sri Salmiaty, S.Sos., M.Si. sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Dalam sambutannya, Wali Kota Baubau menegaskan bahwa pengangkatan ketiga pejabat tersebut merupakan hasil dari proses seleksi yang objektif, transparan, dan kompetitif.

“Pelantikan ini bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, melainkan awal dari amanah yang lebih besar. Momentum ini menjadi titik awal bagi saudara untuk menunjukkan integritas, kepemimpinan, dedikasi, serta kinerja terbaik,” ujar Yusran Fahim.

Menurutnya, pelantikan tersebut tidak sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Baubau dalam memperkuat organisasi agar semakin efektif, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Wali Kota juga menginstruksikan tiga hal penting kepada pejabat yang baru dilantik beserta seluruh kepala perangkat daerah. Pertama, segera melakukan konsolidasi internal dengan menyatukan visi, memperkuat kolaborasi, dan mengharmoniskan langkah dalam mewujudkan Baubau yang ramah, cerdas, sejahtera, dan bermartabat.

Selain itu, ia meminta Sekretaris Daerah bersama seluruh kepala perangkat daerah menerapkan sistem penilaian kinerja yang objektif dan profesional, memberikan tindakan tegas kepada aparatur yang tidak disiplin atau berkinerja rendah, sekaligus memberikan penghargaan kepada ASN yang menunjukkan prestasi.

Yusran Fahim juga mengingatkan bahwa pelantikan tersebut berlangsung bertepatan dengan berakhirnya semester pertama sekaligus penghujung tahun anggaran 2026.

Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program dan penggunaan anggaran.

“Efisiensi bukan berarti mengurangi kualitas pelayanan, tetapi bagaimana kita menghasilkan output yang sama, bahkan lebih baik, dengan pemanfaatan sumber daya yang lebih optimal,” tutupnya.

JSR