
tegas.co., BANTAENG, SULSEL – Giat Tentara Masuk Membangun Desa (TMMD) Ke-100 tahun 2017 rencananya akan memperioritaskan pembangunan infrastruktur jalan Desa dan Kelurahan di Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan.
Hal tersebut, dikatakan Danrem Todopuli Makassar, Kolonel Kav . Yotanabey. Kata dia, TMMD yang biasanya dilakukan hanya dua kali dalam se tahun, namun pada 2017 telah dianggarkan menjadi tiga kali.
“Ini berguna TNI membantu pemerintah daerah dalam rangka peningkatan kesejahteraan khusus masyarakat bantaeng. Ungkapnya kepada media disela-sela upacara pembukaan TMMD. 27/9/17
Kolonel Kav Yotanabey menambahkan, TMMD akan bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Bantaeng untuk melakukan pembangunan dengan memperioritaskan membuat jalanan agar masyarakat bisa dengan mudah akses semakin mudah untuk di gunakan interkasi atau melintasi termasuk juga untuk pengangkutan barang hasil bumi.
“Perintisan jalan tani sekitar 2,4 Km dari kelurahan ke Dusun Palanjong Desa Tombolo, Pengecoran Jembatan panjang 6 Meter, lebar 4 meter Di desa tombolo, Pembuatan Dekker 1 buah di kelurahan Gantarankeke,”tambahnya.
Selain merintis jalan tani, TMMD juga akan melakukan program Rehap dua buah sarana ibadah masjid di RW 002 kelurahan Gantarankeke dan desa Tombolo serta membagunan 2 buah pos kamling di wilayah tersebut.
Sedangkan non fisik, lanjutnya, dilaksanakan penyeluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, Pelayanan KB Kesehatan HIV/IDS dan Narkoba, Penyeluhan Hukum dan kamtibnas, penyeluhan buta aksara, Penyeluhan pertanian dan peternakan, pengobatan serta sunatan massal.
SYAMSUDDIN
PUBLISHER : MAS’UD