oleh

Pasien Positif Corona yang Kabur dari RS Bahteramas, DPRD Sultra Angkat Bicara

TEGAS.CO., KENDARI – Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Muh. Endang, SA, SH menyayangkan kaburnya pasien positif corona berdasarkan rapid test dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas, Kendari, Senin (27/4/2020) kemarin.

Iklan Kominfo Sultra

Endang mengapresiasi jajaran medis yang menjadi garda terdepan melawan corona.

Meski demikian, dengan kaburnya pasien positif tersebut, patut meminta untuk mengevaluasi SOP dalam penanganan pasien corona.

“Bagaimana sekurity, keamanan, penjagaan. Karena sekali lagi ini bukan pasien biasa. Kalau managemaent RS Bahteramas tidak mampu melakukan itu, saya kira Polri/TNI dan Satpol PP bisa membantu. Sekali lagi kita mesti memberi perlakuan yang luar biasa terhadap terduga terpapar corona,”kata Endang dalam siaran live di Facebook.com, Selasa (28/4/2020).

Endang berharap agar direktur RS Bahtreramas Kendari untuk menjadikan kejadian ini yang pertama dan yang terakhir.

“Evaluasi SPO anda (Direktur RS Bhateramas). Jika tidak bisa jangan paksakan, bisa minta bantuan Polri/TNI dan Satpol PP. Mohon gugus tugas provinsi untuk diatensi hal seperti ini,”pinta Endang.

Di tempat terpisah, pasien positif corona berdasarkan rapid test yang kabur dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas, Kendari kini telah diamankan petugas medis.

Pasien merupakan warga Desa Tongauna Kecamatan Sawa Kabupaten Konawe Utara (Konut) bernama Udin (36).

Mengetahui adanya pasien positif corona berdasarkan rapid test itu yang melarikan diri, Bupati Konut terpanggil untuk menjemput warganya dan merawatnya untuk mencegah penularan covid-19.

Video

“Setelah mendengar laporan tentang kaburnya pasien covid yang juga merupakan warga Konut, saya langsung melakukan koordinasi dan pencarian keberadaan pasien tersebut,”ujar Bupati Konut H. Ruksamin di RSUD Konut kepada sejumlah awak ini, Selasa, (29/4/2020).

Udin adalah pasien terduga Covid-19 yang sempat di rawat di ruangan isolasi RSUD Bahteramas kendari.

Udin meninggalkan RSUD Bahteramas dikarenakan tidak ingin satu ruangan dengan penderita covid-19 yang berada di RSUD Bahteramas.

REDAKSI

Iklan polda
DMCA.com Protection Status