oleh

Persijap Tunggu Kepastian PSSI dan PT LIB Mengenai Kelanjutan Kompetisi 2020

Advertisements
presiden Persijap M.Iqbal Hidayat dan Tim

TEGAS.CO., JEPARA – Kompetisi sepakbola di Indonesia belum pasti akan dilanjutkan meski dalam rapat manajer liga 1 , liga 2 yang digelar PT LIB dan PSSI pada mengisyaratkan kompetisi dilanjutkan. Namun dari kesepakatan dan keinginan untuk melanjutkan kompetisi musim 2020 mengalami kendala karena polri belum memberikan ijin untuk kompetisi 2020 baik itu liga 1 dan liga 2.

Sebagai peserta liga 2, Persijap menyayangkan belum ada keselarasan antara PSSI dan Polri dalam hal ijin penyelenggaraan kompetisi. Dalam keterangan resmi presiden Persijap M.Iqbal Hidayat , Rabu 14/10/2020 mengatakan.

Iklan LITA HUT BAubau Pemkot Iklan LITA HUT Baubau Kominfo Iklan HUT BAUBAU DPRD

“Dari putusan perkembangan rapat PSSI dan LIB di Yogya kemarin ( Selasa 13/10/2029), yang dimana belum keluar Ijin Polri untuk dilanjutkannya kompetisi liga 1 maupun liga 2 di bulan November ini, maka kami sangat menyayangkan dengan tidak adanya kepastian terkait keberlangsungan kompetisi di negeri ini. Karena ini berdampak pada banyak hal antara lain: pemain , pelatih, wasit dan seluruh individu yang mencari nafkah di sepakbola.

Menurutnya, ini menjadi pukulan berat karena iklim tidak kondusif ini sangat tidak sehat dan kedepannya mungkin akan berdampak buruk pada ekosistem sepakbola Indonesia khususnya pada musim ini.

“Saya berharap kepada PSSI , PT LIB dan Polri semoga dapat mencapai kesepakatan dan kepastian apakah kompetisi dilanjutkan atau tidak,” ungkapnya.

Iqbal sapaan akrab presiden Persijap juga berharap ada keputusan pasti dengan kelanjutan kompetisi musim ini.

“Bagi kami semua pengurus klub sepakbola di Indonesia ini menjadi satu hal yang sulit diorganize, dimana kita punya tanggung jawab terhadap sponsor, pemain untuk memenuhi kewajiban mereka. Jadi ini menjadi iklim yang tidak kondusif. Kami hanya meminta dapat diputuskan apakah kompetisi musim ini dilanjutkan apa tidak, apabila tidak kondusif lebih baik ditiadakan,” imbuhnya.

REPORTER: EDI SULTON
EDITOR: H5P