oleh

Mahasiswa Korban Kecelakaan Maut di Bombana Bertambah Satu Orang

Logo tegas.coDireksi & Redaksi tegas.co mengucapkan Selamat & Sukses Konferensi PERSATUAN WARTAWAN INDONESIA (PW)I Sulawesi Tenggara pada 9 - 11 Juli 2021 “Tingkatkan Profesionalisme Wartawan Di tengah Pandemi Covid19 Menyongsong HPN 2022 di Kendari””
Kecelakaan mau di Bombana yang menewaskan lima mahasiswa tekhnik UHO

TEGAS.CO., KENDARI – Kabar duka kembali terdengar dari salah satu mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Haluoleo (UHO) Program Pendidikan Vokasi D-3 Teknik Mesin, korban yang sebelumnya di rawat di RS Bahteramas Kendari, dikabarkan meninggalkan dunia pada Selasa (8/6) sekira pukul 05.00 waktu setempat.

Mahasiswa yang meninggal ini, merupakan salah satu korban kecelakaan maut di Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, yang sempat mengalami kritis dan dirujuk semalam di RS Bahteramas bersama rekannya.

Kabag Humas RS Bahteramas, Marsita saat ditemui membenarkan terkait meninggalnya satu mahasiswa UHO tersebut. Ia mengatakan, jenazah korban sudah diambil oleh pihak keluarga pagi tadi dan langsung dipulangkan ke kampung halaman.

“Iya betul atas nama Dede Marwan, laki-laki, 20 tahun, asal Kecamatan Wawonii Utara, Kabupaten Konawe Kepulauan,” terangnya.

Selain kabar duka, kabar baik juga datang dari satu lagi mahasiswa di Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang dirujuk semalam, kata Marsita kondisinya telah membaik.

“Sisa ditunggu keluarganya, karena mau dipindahkan ke ruang rawat inap,” tukasnya

Untuk diketahui, korban yang dinyatakan tewas saat mengalami kecelakaan tunggal di jalan Poros Lameroro Kecamatan Rumbia Bombana telah genap menjadi enam orang yaitu Dede Marwan, Arsyad Arifudin, Indra Taufik, Riski Adrianus, Sawaludin, dan Olaf Cahyadi.

Kecelakaan ini, terjadi di sekitar lokasi permukiman warga Bombana. Mobil yang meluncur tak terkendali usai mengalami pecah ban itu tidak menabrak pengendara lainnya yang melewati lokasi kejadian.

Reporter: ARS
Editor: H5P

Komentar