
TEGAS.CO., KENDARI — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Hj. Gunartin, SE, melaksanakan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2021 tentang Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi dan Usaha Kecil di Kelurahan Purirano, Kota Kendari, Senin, (7/7/2025).
Kegiatan ini disambut antusias oleh warga yang merasa baru kali ini wilayah mereka dikunjungi langsung oleh wakil rakyat.
Dalam penyampaiannya, Hj. Gunartin menjelaskan bahwa Perda ini dibuat untuk memperkuat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM. Meskipun judul Perda hanya menyebut “usaha kecil”, namun pemberdayaannya juga menyasar usaha mikro dan menengah sesuai dengan porsi kewenangan pemerintah provinsi.

Ia menyebut, Sultra memiliki sekitar 263 ribu pelaku UMKM, di mana 90% merupakan usaha mikro, 8% usaha kecil, dan hanya 2% usaha menengah. Karena itu, program pemberdayaan menyasar mayoritas pelaku usaha mikro yang ada di masyarakat.
Salah satu poin penting yang disampaikan adalah kemudahan pengurusan legalitas usaha melalui Nomor Induk Berusaha (NIB).
“NIB itu sekarang menggantikan surat keterangan usaha dan bisa diurus gratis. Ini bentuk kemudahan dari pemerintah pusat melalui PP Nomor 7 Tahun 2021,” jelasnya.
Hj. Gunartin juga menyoroti beberapa ciri umum pelaku UMKM, seperti usaha yang tidak menetap, pencatatan keuangan yang tidak dilakukan, serta keuangan usaha yang masih bercampur dengan keuangan keluarga. Hal inilah yang menurutnya sering membuat usaha sulit berkembang.
“Kalau ingin usaha maju, harus mulai disiplin dalam administrasi. Jangan sampai hasil jualan bercampur dengan uang belanja rumah tangga. Ini perlu diedukasi terus,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Hj. Gunartin juga menginformasikan adanya program pelatihan dari pemerintah provinsi untuk pelaku UMKM, mulai dari literasi keuangan, manajemen usaha, kewirausahaan, hingga pelatihan teknis seperti pengolahan hasil pertanian dan perikanan.
Meski kegiatan ini bukan reses, masyarakat tetap menyampaikan berbagai aspirasi. Menanggapi hal itu, Hj. Gunartin menegaskan bahwa dirinya tetap berkomitmen membantu masyarakat secara pribadi.
“Saya bantu 50 kursi plastik kemarin, dan insya Allah bulan depan saya bantu lagi sesuai kebutuhan warga,” pungkasnya.