Berita UtamaWakatobi

Dorong SDM Humas, KPU Wakatobi Gandeng PWI Gelar Pelatihan Berita

885
×

Dorong SDM Humas, KPU Wakatobi Gandeng PWI Gelar Pelatihan Berita

Sebarkan artikel ini
Dorong SDM Humas, KPU Wakatobi Gandeng PWI Gelar Pelatihan Berita
Dari sisi kiri: Anggota KPU Wakatobi, Erni Mawar, Ketua KPU La Deni, Wakil Ketua PWI Wakatobi, Duriani dan pegawai KPU dalam acara bimtek, pada Minggu (13/7/2025).

TEGAS.CO., WAKATOBI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wakatobi menggandeng lembaga Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar pelatihan penulisan berita tentang Kepemiluan dan Kelembagaan, di Aula Wambuliga, Desa Sombu, Minggu (13/7/2025).

Ketua KPU Kabupaten Wakatobi, La Deni, mengatakan Humas merupakan aspek yang penting dalam menghadapi Pemilu dan Pemilihan di masa mendatang. Oleh karena itu, Humas KPU memiliki peran Implementatif dalam penyebaran informasi tentang kepemiluan.

“Sehingga diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) Humas yang profesional dan berkualitas dalam hal mengelola pemberitaan Kepemiluan dan Kelembagaan KPU,” katanya.

Senada, Anggota KPU Erni Mawar, mengatakan selaku divisi pengampu kegiatan, dirinya berpandangan perlu adanya pelatihan tersebut guna mendorong SDM Humas KPU yang berkualitas.

“Sebab dengan adanya pelatihan seperti ini akan membuat kerja-kerja kehumasan dalam hal penulisan berita kepemiluan maupun kelembagaan diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat,” ucapnya.

Erni Mawar berpandangan bahwa Humas merupakan garda terdepan dalam hal penyebaran informasi, yang konsennya mengedukasi masyarakat, dan membangun citra lembaga KPU yang positif.

“Olehnya itu kami di divisi SDM dan Parmas menginisiasi kegiatan yang kita laksanakan hari ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua PWI Wakatobi, Duriani, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa hal terpenting untuk menulis berita, yakni harus memahami definisi berita. Selain itu, berita yang ditulis tersebut apakah layak untuk ‘dikonsumsi’ masyarakat.

Lanjut Duriani menambahkan, untuk membuat berita itu dapat mudah dipahami pembaca dari semua golongan, umur dan usia cukup menerapkan konsep Piramida terbalik dengan rumus 5W+1H.

Konsep ini, tambahnya, lazim digunakan semua penulis, baik itu penulis karya sastra maupun wartawan profesional pada umumnya.

“5W+1H adalah singkatan dari enam kata tanya dalam bahasa Inggris: What (Apa), Who (Siapa), When (Kapan), Where (Dimana), Why (Mengapa), dan How (Bagaimana). 5W+1H digunakan sebagai panduan untuk mengumpulkan informasi secara lengkap dan detail,” terangnya.

Laporan: Rusdin