
KENDARI, TEGAS.CO – 23 Juli 2025 – Sebuah asa baru merekah di tengah hiruk-pikuk kehidupan urban Kota Kendari. Dengan langkah penuh kearifan, Wali Kota Kendari, Ibu dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, pada Juli 2025 ini, secara resmi meluncurkan sebuah program mulia bertajuk “Kendari Berkebun”.
Inisiatif yang lahir dari pemikiran jernih Pemerintah Kota Kendari ini, hadir sebagai pelita harapan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus meredam laju inflasi di tengah masyarakat kota.
Program ini dirajut dengan benang-benang strategi yang matang, mengajak segenap warga untuk menghidupkan kembali pekarangan rumah mereka dengan aneka tanaman sayuran yang menyehatkan.
Tak hanya itu, sentuhan inovasi modern turut dihadirkan melalui teknologi bioflok untuk budidaya ikan, menyempurnakan asupan protein keluarga.

Lebih jauh lagi, program ini memiliki visi luhur untuk menghijaukan sekitar 400 hektar lahan kosong di perkotaan, mengubahnya menjadi lumbung-lumbung pangan yang produktif.
Pemerintah Kota Kendari, melalui Dinas Pertanian, tak luput menyokong penuh geliat kebaikan ini. Bibit unggul dan pupuk berkualitas akan disalurkan secara cuma-cuma, disertai pendampingan langsung dari para penyuluh pertanian yang berdedikasi.
Sebuah bentuk kepedulian yang mendalam, memastikan setiap langkah warga dalam berkebun diiringi pengetahuan dan dukungan yang memadai.
“Kendari Berkebun” adalah sebuah harmoni antara ketahanan pangan dan pengendalian inflasi, menjadikannya strategi ketahanan urban yang menyeluruh.
Pendekatan terpadu ini menyentuh langsung denyut kebutuhan rumah tangga yang mendesak, seraya bergotong royong menopang stabilitas ekonomi yang lebih luas.
Ini adalah cerminan pemahaman yang mendalam dari Pemerintah Kota Kendari akan jalinan erat tantangan sosial-ekonomi. Dengan memampukan setiap rumah tangga untuk memproduksi pangan sendiri, program ini secara langsung mengurangi ketergantungan pada gejolak harga pasar untuk kebutuhan pokok.

Sebuah langkah strategis yang tak hanya menjamin pasokan pangan yang stabil, fondasi ketahanan pangan, tetapi juga meredakan tekanan permintaan di pasar pangan lokal, yang pada gilirannya akan menstabilkan harga, menjaga daya beli masyarakat.
Keterkaitan langsung antara upaya di tingkat rumah tangga dan dampak ekonomi kota secara keseluruhan adalah bukti nyata dari rancangan program yang bijaksana ini.
Dampak yang terukir dari program ini diperkirakan sangat luas. Ia meliputi peningkatan ketahanan ekonomi rumah tangga melalui pengurangan pengeluaran dan peluang meraih pendapatan tambahan, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui gizi yang lebih baik, serta manfaat lingkungan yang lebih besar seperti penghijauan kota dan pengurangan jejak karbon dari rantai makanan.
Visi yang diukir oleh Wali Kota adalah untuk mendorong “kemandirian pangan” di antara seluruh penduduk Kendari. Ini adalah langkah maju yang akan meningkatkan status gizi mereka, memangkas pengeluaran rumah tangga, dan membuka pintu bagi pendapatan tambahan.
Sebuah inisiatif yang memancarkan komitmen tulus untuk meningkatkan kualitas hidup dan stabilitas ekonomi secara keseluruhan di Kota Kendari yang kita cintai.
Program ini dirancang dengan beberapa tujuan utama yang saling berjalin erat, semuanya bermuara pada peningkatan kesejahteraan dan ketahanan Kota Kendari yakni:
Memberdayakan rumah tangga untuk memproduksi pangan sendiri, memastikan akses yang konsisten terhadap produk segar dan protein, serta mengurangi kerentanan terhadap gejolak pasar eksternal.
Dengan meningkatnya pasokan sayuran dan ikan hasil budidaya lokal, program ini berupaya meredakan tekanan permintaan pada harga pasar, menstabilkan biaya hidup bagi seluruh warga.
Akses langsung ke sayuran segar yang ditanam sendiri seperti selada, sawi, kacang panjang, tomat, terong, cabai, daun bawang, bayam, kembang kol, hingga kangkung dan ikan hasil budidaya bioflok, diharapkan akan secara signifikan meningkatkan kualitas diet keluarga.
Program ini secara gamblang mendorong peserta untuk menjual kelebihan hasil panen mereka, membuka aliran pendapatan tambahan bagi rumah tangga, menumbuhkan semangat kewirausahaan mikro, dan memperkuat ekonomi lokal dari akar rumput.
Pemerintah Kota Kendari berkomitmen menyediakan bibit dan pupuk secara cuma-cuma. Wali Kota dengan tegas menyatakan, “Kalau ada kemauan, bibit akan disiapkan oleh Pemerintah Kota,” sebuah kalimat yang mengukir dan memantik semangat, ” Siska Karina Imran (SKI).
Tak hanya itu, pendampingan langsung dari para penyuluh pertanian di wilayah masing-masing akan senantiasa hadir, memastikan peserta menerima bimbingan teknis, transfer pengetahuan, dan bantuan dalam mengatasi berbagai kendala.
Paket dukungan komprehensif ini secara efektif menepis hambatan awal untuk memulai pertanian perkotaan, membuka pintu partisipasi bagi lapisan masyarakat yang lebih luas.

Inisiatif luhur ini, yang berawal dari pemikiran Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari, mengukuhkan komitmen politik tingkat tinggi yang krusial untuk implementasi dan keberlanjutan program publik berskala besar.
Program “Kendari Berkebun” menyimpan potensi skalabilitas yang luar biasa, dengan rencana ambisius yang melampaui inisiatif tingkat rumah tangga. Sebuah aspek penting dari masa depan program adalah rencana besar untuk mengolah dan memanfaatkan sekitar 400 hektar lahan kosong yang tersebar di berbagai wilayah Kota Kendari.
Ini adalah langkah ekspansi yang signifikan, mencerminkan visi strategis untuk produksi pangan perkotaan berskala besar, mengubah ruang-ruang tak terpakai menjadi ladang-ladang produktif.
Keberhasilan program berkebun di rumah dan bioflok, didukung oleh semangat warga dan dukungan pemerintah yang kuat, dapat menjadi teladan inspiratif bagi wilayah lain di Kendari, bahkan kota-kota lain yang menghadapi tantangan serupa.
“Kendari Berkebun” bukan sekadar sebuah proyek berkebun biasa; ia adalah bukti nyata tata kelola perkotaan yang efektif dan pendekatan proaktif untuk membangun komunitas yang tangguh, mandiri, dan sejahtera. Ia adalah manifestasi dari tekad Kota Kendari untuk merajut masa depan yang lebih hijau, lebih sehat, dan lebih berdaya bagi seluruh warganya.
PUBLISHER: MAS’UD