Berita UtamaSulawesi Tenggara

Lomba Menembak HUT ke-80 RI Jadi Perekat Forkopimda Sultra

1161
×

Lomba Menembak HUT ke-80 RI Jadi Perekat Forkopimda Sultra

Sebarkan artikel ini
Lomba Menembak HUT ke-80 RI Jadi Perekat Forkopimda Sultra
Ketgam : Gubernur Sultra Andi Sumangerukka saat membidik pistol dalam lomba menembak Forkopimda, Lapangan Tembak Ade Yahya, Kendari, Sabtu (16/8/2025). Dok. Foto Istimewa

TEGAS.CO., KENDARI – Perlombaan menembak dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI tidak hanya menjadi ajang unjuk ketangkasan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Tenggara.

Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, membuka sekaligus turut ambil bagian dalam perlombaan yang berlangsung di Lapangan Tembak Ade Yahya, Satbrimob Polda Sultra, Sabtu (16/8/2025).

“Perlombaan ini bukan sekadar kompetisi, tapi wadah memperkuat kebersamaan. Mari kita jadikan ajang ini untuk mempererat silaturahmi dan memberi penghargaan bagi mereka yang berprestasi,” ungkap Gubernur ASR.

Kegiatan diikuti 40 peserta yang terbagi dalam dua kelas, yakni Pistol Police Style Forkopimda untuk jajaran pimpinan daerah, serta Pistol Police Style Executive yang diikuti pimpinan instansi dan perwakilan undangan.

Sebagai bentuk apresiasi, Gubernur ASR menyiapkan hadiah menarik. Untuk kelas Forkopimda, tiga unit motor listrik disiapkan bagi para juara. Sementara di kelas Executive, pemenang utama berhak membawa pulang 1 unit motor, sedangkan juara 2 dan 3 masing-masing mendapat uang pembinaan Rp5 juta dan Rp3 juta. Hadiah tambahan juga disediakan untuk juara harapan.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Gubernur Sultra, Ketua DPRD, Kapolda, Danrem 143/HO, dan Kajati Sultra.

Lomba Menembak HUT ke-80 RI Jadi Perekat Forkopimda Sultra
Lomba Menembak HUT ke-80 RI Jadi Perekat Forkopimda Sultra

Perlombaan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda peringatan, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan Forkopimda. Sinergi antar lembaga menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan daerah.

Lebih dari itu, ajang menembak yang digelar di momen kemerdekaan diharapkan mampu menumbuhkan semangat sportivitas dan persatuan. Kekompakan yang ditunjukkan para pimpinan dapat menjadi teladan bagi masyarakat dalam menjaga kerukunan serta menghadapi tantangan pembangunan.

Kebersamaan yang terjalin di arena menembak ini menjadi bukti bahwa komunikasi yang sehat dan sinergi lintas lembaga adalah kunci bagi terwujudnya Sultra yang maju, aman, sejahtera, dan religius.

Penulis: Febiyanti