
Tegas.co, Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di 11 kecamatan, sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan.
GPM serentak digelar nasional di 7.285 kecamatan seluruh Indonesia. Program ini diadakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Untuk Kota Kendari launching GPM digelar di Kantor Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sabtu (30/8/2025). Dihadiri langsung Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tenggara (Sultra) Hugua, Wakil Wali Kota Sudirman, Forkopimda, Bulog Sultra, pimpinan OPD terkait, dan Camat Kadia.
Kegiatan yang digelar via zoom ini dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Dalam sambutannya, dia mengapresiasi GPM serentak nasional.
Seusai mengikuti zoom launching GPM, Wagub Sultra Hugua mengungkapkan, setiap kecamatan di 17 Kabupaten/Kota se-Sultra mengadakan pasar pangan murah untuk menjaga stabilitas harga.
“Artinya kita ingin stabilitas harga dan Alhamdulillah hari ini ini tidak ada lompatan harga,” ujarnya.
Dari informasi Dinas Ketahanan Pangan Sultra, Hugua mengatakan, sebanyak 7 ton beras Bulog disebar di 221 Kecamatan di Sultra dalam GPM yang akan digelar sampai akhir tahun 2025.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman mengatakan, Pemkot Kendari melaksanakan GPM di 11 Kecamatan.
“Jadi semuanya serentak kita laksanakan seperti ini dalam rangka menekan inflasi, kita ketahui di Kota Kendari alhamdulillah inflasinya masih sangat bagus hari ini kita di angka 3,2 persen masih di bawah inflasi nasional dan provinsi,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan GPM, Sudirman berharap Kota Kendari ke depannya bisa mengejar target menurunkan inflasi di angka 2 bahkan 1 persen.
“Ke depannya target kami mungkin bulan depan kami kejar bagaimana inflasi Kota Kendari bisa 2 bahkan 1 persen. Kegiatan ini kami kerja sama dengan Bulog harapannya kita sampai stabil baru kami berhenti, bahkan mungkin kami bisa melaksanakannya sampai bulan 12 (Desember),” jelasnya.
Di tempat sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota, Abdul Rauf mengatakan, pasar murah hari ini disiapkan sebanyak 7 ton beras, serta 240 kilogram gula pasir dan minyak goreng untuk per kecamatan.
“Hari ini memang serentak, besok kita akan tindak lanjuti melalui Dinas Ketahanan Pangan, TNI, BUMN kita akan masifkan GPM di kecamatan maupun kelurahan,” katanya.
Abdul Rauf menambahkan, GPM akan terus berlangsung selama masyarakat Kendari membutuhkan kebutuhan pokok seperti beras SPHP.
“Selama masyarakat butuh beras, pemerintah kota melalui Dinas Ketahanan Pangan akan jemput bola turun ke masyarakat. Artinya sampai harga ini bisa bagus khususnya beras SPHP yang dibutuhkan masyarakat menengah ke bawah. Selama stok SPHP di Bulog masih ada akan kita salurkan dan target kita sampai bulan Desember,” katanya.
Dalam kegiatan GPM hari ini, pihaknya melibatkan distributor yang ada di Kota Kendari seperti ketika mereka menggelar pasar murah MTQ beberapa hari lalu membawa 20 distributor memeriahkan Rakornas Produk Hukum Daerah (PHD) yang dihadiri Mendagri.
Tim RedaksiĀ