BaubauBerita Utama

Kolaborasi Lintas Sektor di Baubau: Simulasi Penanggulangan Kedaruratan Kesehatan

×

Kolaborasi Lintas Sektor di Baubau: Simulasi Penanggulangan Kedaruratan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Kolaborasi Lintas Sektor di Baubau: Simulasi Penanggulangan Kedaruratan Kesehatan

TEGAS.CO, BAUBAU – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau bersama Otoritas Pelabuhan dan Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Kendari memperkuat sinergitas dan kolaborasi lewat kegiatan simulasi penanggulangan kejadian kedaruratan kesehatan masyarakat akibat patogen respiratorik, yang dilaksanakan di pintu masuk Pelabuhan Murhum, Kota Baubau, kegiatan ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Baubau, Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc.

Simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan antar-unsur pemerintahan dan lintas sektor agar penanganan wabah penyakit di wilayah pintu masuk pelabuhan mampu dilakukan secara efektif, efisien, dan profesional.

Iklan NasDem Sultra

Wa Ode Hamsinah Bolu mengingatkan bahwa sesuai dengan PP Nomor 28 Tahun 2024, penanganan kejadian kedaruratan kesehatan masyarakat di pintu masuk negara dan wilayah menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Penanganan tersebut harus dilaksanakan secara terkoordinasi, terpadu, dan berkesinambungan.

Keterlibatan Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Kendari terutama penting karena bertugas untuk “cegah-tangkal” penyakit di pintu masuk negara, termasuk pelabuhan.

Sebagai gambaran urgensi, pengalaman pandemi COVID-19 menunjukkan bagaimana wabah penyakit dapat menurunkan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat secara drastis, termasuk di Kota Baubau.

Data dan Kondisi Terkini Kota Baubau

Untuk memberikan konteks, berikut beberapa data terkini terkait Kota Baubau yang relevan dengan upaya kesiapsiagaan kesehatan:

  1. Luas wilayah administratif Kota Baubau mencapai sekitar 294,98 km².
  2. Jumlah penduduk diperkirakan 161.280 jiwa pada pertengahan 2023.
  3. Proporsi penduduk usia produktif (15-64 tahun) mendominasi, yakni sekitar 66,77% dari total penduduk.

Angka Harapan Hidup masyarakat Kota Baubau pada tahun 2022 adalah 71,36 tahun, menempatkan Baubau sebagai salah satu kota dengan AHH teratas di Provinsi Sulawesi Tenggara, setelah Kendari dan Kolaka Timur.

Terkait fasilitas kesehatan: total rumah sakit tetap 6 buah, dan terdapat 10 puskesmas. Tenaga kesehatan terus ditingkatkan.

Kasus penyakit pernapasan (ISPA) adalah yang terbanyak di Kota Baubau, dengan angka 10.931 kasus pada periode 2021-2022, disusul hipertensi (9.608 kasus).

Harapan dan Tindaklanjut

Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, khususnya Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Kendari, atas terselenggaranya simulasi ini.

Ia berharap simulasi tersebut bisa menjadi standar operasional bagi pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman kedaruratan kesehatan masyarakat di pintu masuk pelabuhan dan keseluruhan wilayah Kota Baubau.

Simulasi serupa ke depan diharapkan dilaksanakan secara periodik dan melibatkan tidak hanya unsur kesehatan dan pelabuhan, tetapi juga instansi seperti Dinas Perhubungan, Dinas Perikanan, keamanan (polisi, aparat pelabuhan), dan pihak masyarakat agar respon terhadap wabah patogenik bisa cepat serta mengurangi dampak sosial ekonomi.