Views: 0

TEGAS.CO, BAUBAU – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau yang diwakili Asisten I Sekretariat Daerah, La Ode Aswad, S.Sos., M.Si, menghadiri sidang paripurna DPRD Kota Baubau yang mengagendakan Penutupan Masa Sidang III (Juni–September 2025) sekaligus Pembukaan Masa Sidang I (Oktober 2025–Januari 2026) Tahun Sidang 2025–2026 di Ruang Rapat DPRD, Kamis (2/10/25).
Dalam keterangannya, La Ode Aswad menegaskan bahwa Pemkot Baubau mengapresiasi jalannya paripurna DPRD sebagai bagian dari fungsi check and balance di daerah.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara eksekutif dan legislatif sesuai tagline Wali Kota Baubau yakni kerja bersama.
“Salah satu lembaga penyelenggara pemerintahan daerah adalah DPRD. Nah, ini merupakan kemitraan dan kerja bersama untuk meningkatkan kemajuan Kota Baubau serta kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah hadir untuk memberikan apresiasi, dan sidang pembukaan ini berjalan sukses. Kami menanti sidang-sidang selanjutnya,” ujarnya.
Ketua DPRD Kota Baubau, Ardin Jufri juga menekankan pentingnya menjaga komitmen bersama dalam mengawal pembangunan daerah.
“Paripurna ini bukan hanya agenda rutin, tetapi momentum evaluasi dan perencanaan. DPRD siap bersinergi dengan Pemkot agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak kepada masyarakat. Tantangan ekonomi daerah menuntut kita memperkuat kerja kolektif,” ungkapnya.
Kehadiran Pemkot pada agenda DPRD ini dinilai strategis, mengingat kondisi sosial-ekonomi Kota Baubau masih menghadapi tantangan:
Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 3,38 persen pada 2023, turun dibanding 5,28 persen di tahun sebelumnya (BPS, 2024).
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Baubau mencapai Rp7,44 triliun dengan tiga sektor utama penyumbang terbesar: perdagangan & ritel (21,44%), konstruksi (21,01%), dan pertanian (15,60%).
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) relatif rendah di angka 2,17 persen, namun kesenjangan pendapatan masih menjadi sorotan.
“Inflasi lokal tercatat 2,48 persen, menandakan harga relatif terkendali, meski daya beli masyarakat masih perlu diperkuat,” katanya
Dengan kondisi tersebut, agenda DPRD dan Pemkot diharapkan mampu menghasilkan keputusan strategis, terutama untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah, menekan kesenjangan, serta memperluas lapangan kerja di sektor yang berdaya saing tinggi.







Komentar