
KENDARI, TEGAS.CO – Sejumlah perusahaan tambang di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai memenuhi panggilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sultra pada Rabu (9/9/2026).
Langkah ini merupakan bagian dari pengumpulan keterangan dan data operasional penting guna mendukung program ketahanan energi nasional.
Pemanggilan kesepuluh perusahaan tambang berskala besar tersebut difasilitasi langsung oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sultra.
Proses pemeriksaan berlangsung sesuai jadwal di gedung baru instansi tersebut secara tertutup.
Kepala Bidang Minerba Dinas ESDM Sultra, Hasbullah, membenarkan, proses permintaan keterangan oleh tim BPK Sultra saat ini tengah berjalan.
Ia mengungkapkan, beberapa perusahaan telah merampungkan agenda pemeriksaannya pada hari ini.
“Kalau PT Tiran sudah selesai dan saat ini perusahaan lain sedang di ruangan bersama tim dari BPK Sultra. Terkait apa materi pemeriksaannya, kami tidak tahu-menahu, karena ESDM cuma memfasilitasi tempat,” ujar Hasbullah kepada Tegas.co, Rabu (9/9/2026).
Berdasarkan surat resmi yang dilayangkan BPK Perwakilan Sultra kepada Dinas ESDM, terdapat sepuluh perusahaan tambang besar yang masuk dalam daftar panggil.
Setelah beberapa perusahaan diperiksa hari ini, PT Vale Indonesia dijadwalkan akan mendapat giliran pemeriksaan pada esok hari.
Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Sultra, Dewi Rosaria Amin, belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut saat dikonfirmasi terkait agenda pemeriksaan yang melibatkan perusahaan-perusahaan raksasa di sektor pertambangan tersebut.
PUBLISHER: MAS’UD







Komentar