
TEGAS.CO, BAUBAU – Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia, Sjafrei Sjamsoeddin, Melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Baubau, Selasa (4/11).
Dalam kunjungan kerja tersebut, Menhan Sjafrei meninjau langsung Pembangunan Batalyon Yonif 823/Raja Wakaaka yang berlokasi di Kelurahan Kaisabu Baru, Kecamatan Sorawolio, Kota Baubau, yang kini progres nya telah mencapai 70 persen.
Didampingi oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Gubernur Sulawesi Tenggara H. Andi Sumangerukka, Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim, S.E., Bupati Buton Selatan H. Adios, Wakil Wali Kota Baubau Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc., serta unsur Forkopimda Kota Baubau.
Menhan Sjafrei mengungkapkan bahwa jika progres pembangunan terus berjalan sesuai rencana, maka akhir tahun ini prajurit Yonif 823/Raja Wakaaka yang saat ini menempati Gedung Pancasila dan eks RSUD Baubau akan segera menempati markas barunya.
“Persiapan pembangunan batalyon sudah mencapai sekitar 70 persen. Di lokasi baru sudah disiapkan barak bujangan dan barak untuk prajurit yang berkeluarga, lengkap dengan fasilitas kerja dan latihan,” ujar Sjafrei dalam keterangannya.
Ia menambahkan, keberadaan markas baru ini akan menjadikan Kota Baubau memiliki satuan infanteri dengan kemampuan tinggi. Menhan pun berpesan agar para prajurit Yonif 823 dapat menjadi yang terbaik di seluruh jajaran Kodam.
“Saya berpesan kepada seluruh prajurit untuk menjadi yang terbaik, menjaga nama baik satuan, dan tidak menyakiti hati rakyat. Karena prajurit sejatinya berasal dari rakyat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Menhan menjelaskan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan besar memerlukan kekuatan pertahanan yang merata. Saat ini terdapat 514 kabupaten/kota di Indonesia, dan idealnya setiap kabupaten dijaga oleh satu batalyon. Pemerintah berkomitmen menyiapkan hingga 150 batalyon di seluruh wilayah Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Sjafrei juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Baubau yang telah meminjamkan fasilitas sementara untuk markas Yonif 823 selama proses pembangunan berlangsung.
“Saya sangat berterima kasih kepada Wali Kota Baubau dan masyarakat yang telah menerima prajurit TNI dengan baik. Ini wujud sinergi nyata antara pemerintah daerah dan TNI dalam menjaga kedaulatan sekaligus membantu masyarakat,” tuturnya.
Menhan berharap, dengan selesainya pembangunan markas baru ini, prajurit Yonif 823/Raja Wakaaka dapat lebih optimal menjalankan tugas pokoknya dalam menjaga keamanan, sekaligus berperan aktif membantu masyarakat di wilayah Baubau dan sekitarnya.