
“Selamat datang kembali di TEGAS.CO Podcast. Bicara hukum, bicara fakta, tanpa rekayasa.”
“Sobat pendengar, linimasa media sosial sedang panas. Ribuan netizen men-tag akun pengacara kondang, Andre Darmawan. Tujuannya satu: Meminta sang pengacara kembali menjadi ‘tameng’ bagi seorang guru yang sedang berkasus.”
“Publik berharap ada jilid dua dari pembelaan heroik sebelumnya. Tapi, kali ini… Andre Darmawan menolak mentah-mentah. Apa alasannya? Apakah idealismenya luntur? Atau justru ada fakta mengerikan yang belum kita tahu?”
“Untuk menjawabnya, kita sudah terhubung langsung dengan rekan Mawar di markas LBH HAMI Sulawesi Tenggara. Mawar, silakan laporannya.”
Tonton video tiktok tegas.co di bawah ini 👇👇👇👍
REPORTER
“Ya, Mas’ud! Langsung dari Kantor LBH HAMI Sulawesi Tenggara, atmosfer di sini sangat berbeda dari kasus sebelumnya.”
“Seperti yang Anda katakan, desakan netizen begitu deras meminta Andre Darmawan turun tangan membela oknum guru tersebut. Tapi, jawaban yang keluar dari Andre justru mengejutkan banyak pihak. Singkat, padat, dan menohok: ‘Kalian terlambat!'”
“Andre menegaskan, kali ini ia tidak berdiri di sisi guru. Ia justru berdiri tegak bersama para siswa yang menjadi korban.”
“Kenapa? Karena fakta telah bicara. Korban dan orang tua datang dengan bukti yang valid, melapor secara prosedural ke pihak berwajib, tanpa ada aksi pengeroyokan atau main hakim sendiri seperti isu yang beredar.”
“Untuk lebih jelasnya, mari kita dengar langsung potongan pernyataan tegas dari Andre Darmawan berikut ini.”
“Sangat jelas, Mas’ud. Di sinilah integritas seorang Andre Darmawan diuji. Ia membedakan secara tegas: Mana kasus kriminalisasi yang direkayasa, dan mana kejahatan murni yang harus ditindak.”
“Andre membuktikan kepada publik. Ia memang anti-kriminalisasi guru, tapi di saat yang sama, ia adalah musuh utama bagi pelaku kejahatan—siapapun pelakunya.”
“Langkah ini diambil demi satu visi besar: Membela Kebenaran. Tidak peduli opini publik, hukum harus tegak berdasarkan fakta, bukan asumsi.”
“Dari Kendari, Si Mawar melaporkan untuk Keadilan. Kembali ke studio, Mas’ud.”
HOST
“Laporan yang tajam dari Mawar. Terima kasih.”
“Pendengar, ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Bahwa membela profesi itu penting, tapi membela kemanusiaan dan korban kejahatan adalah di atas segalanya. Objektivitas adalah kunci.”
“Saya Mas’ud, undur diri. Sampai jumpa di episode berikutnya.”