Berita UtamaKendari

Volume Sampah Tembus 300 Ton, Wali Kota Kendari Naikkan Gaji Petugas Kebersihan Jadi Rp2 Juta

1012
×

Volume Sampah Tembus 300 Ton, Wali Kota Kendari Naikkan Gaji Petugas Kebersihan Jadi Rp2 Juta

Sebarkan artikel ini
Volume Sampah Tembus 300 Ton, Wali Kota Kendari Naikkan Gaji Petugas Kebersihan Jadi Rp2 Juta
Volume Sampah Tembus 300 Ton, Wali Kota Kendari Naikkan Gaji Petugas Kebersihan Jadi Rp2 Juta

KENDARI, TEGAS.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mengambil langkah strategis dalam penanganan kebersihan kota sekaligus meningkatkan kesejahteraan pekerjanya. Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, secara resmi mengumumkan kenaikan gaji bagi petugas kebersihan dan sopir angkutan sampah menjadi Rp2 juta per bulan.

Kebijakan ini disampaikan Wali Kota Siska di hadapan para petugas kebersihan, Senin (29/12/2025), sebagai respons atas dedikasi mereka di tengah lonjakan volume sampah di Kota Kendari.

Kenaikan honor ini dinilai sangat relevan mengingat beban kerja petugas yang semakin berat. Data terbaru menunjukkan volume sampah di Kota Kendari mengalami peningkatan signifikan, dari sebelumnya berkisar 270 ton kini diperkirakan mendekati angka 300 ton per hari.

Tonton video tiktok tegas.co di bawah ini πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘

Wali Kota Siska menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar hitungan matematis kinerja, melainkan bentuk apresiasi kemanusiaan. Ia menilai profesi petugas kebersihan menuntut keikhlasan dan ketahanan fisik yang tidak dimiliki semua orang.

β€œTeman-teman ini sudah mewakafkan diri untuk bergelut dengan pekerjaan yang sangat berat. Ini bukan soal angka gaji, tetapi tentang penghargaan atas pengabdian yang luar biasa. Pekerjaan ini tidak mudah dan tidak semua orang bersedia melakukannya,” ujar Siska.

Kenaikan gaji ini berlaku merata baik untuk petugas penyapu jalan maupun sopir armada pengangkut sampah. Pemkot Kendari memastikan penyesuaian gaji ini akan segera direalisasikan pada pembayaran bulan berikutnya sesuai ketentuan tahun anggaran berjalan.

Selain fokus pada kesejahteraan, Wali Kota juga melakukan reformasi struktural dalam manajemen persampahan kota. Kewenangan pengelolaan sampah yang sebelumnya terpusat di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), kini dilimpahkan sepenuhnya ke tingkat kecamatan.

Dengan skema desentralisasi ini, para Camat kini memegang tanggung jawab penuh atas kebersihan wilayahnya, termasuk melakukan pengawasan langsung terhadap kinerja petugas kebersihan.

β€œKita ingin pengelolaan sampah lebih tertib dan terkontrol. Semua arahan teknis dan evaluasi kinerja sekarang berada di kecamatan agar penanganan lebih cepat dan tepat sasaran,” tegas Wali Kota.

Langkah ini diharapkan dapat memacu semangat para petugas di lapangan sekaligus memastikan Kota Kendari tetap bersih dan nyaman di tengah pertumbuhan kota yang pesat.

PUBLISHER: MAS’UD