Berita UtamaSultra

Tutup Tahun 2025, Pemprov Sultra Tuntaskan Misi ‘JAMAAH’ hingga Sekolah Unggul Garuda

1054
×

Tutup Tahun 2025, Pemprov Sultra Tuntaskan Misi ‘JAMAAH’ hingga Sekolah Unggul Garuda

Sebarkan artikel ini
Tutup Tahun 2025, Pemprov Sultra Tuntaskan Misi 'JAMAAH' hingga Sekolah Unggul Garuda
Tutup Tahun 2025, Pemprov Sultra Tuntaskan Misi ‘JAMAAH’ hingga Sekolah Unggul Garuda

KENDARI, TEGAS.CO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) menutup Tahun Anggaran 2025 dengan catatan positif.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, Pemprov Sultra berhasil menuntaskan sejumlah target strategis, mulai dari realisasi infrastruktur jalan lewat program “JAMAAH” hingga terobosan besar di sektor pendidikan.

Dalam diskusi akhir tahun bersama pegiat media di Kendari, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan, seluruh capaian fisik dan sumber daya manusia (SDM) yang diraih sepanjang 2025 merupakan landasan krusial untuk pembangunan tahun mendatang.

β€œAmanah ini adalah bentuk pengabdian terbaik untuk masyarakat. Seluruh capaian fisik, mulai dari irigasi hingga pengaman pantai yang telah mencapai 100 persen, merupakan fondasi untuk melakukan lompatan pembangunan yang lebih besar di tahun 2026,” tegas Andi Sumangerukka, Selasa (31/12/2025).

Tonton video tiktok tegas.co di bawah ini πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Sultra melaporkan penyelesaian paket vital dalam program Jalan Mulus Antar Wilayah (JAMAAH).

Beberapa proyek konektivitas yang telah rampung 100 persen meliputi rekonstruksi Jalan Motaha – Alangga di Konawe Selatan (0,86 Km) serta peningkatan Jalan Lambale – Ereke di Buton Utara.

Di pertengahan Desember 2025, peningkatan jalan Poli-polia hingga batas kabupaten di Konawe Selatan sepanjang 10,5 Km juga sukses diselesaikan.

Sementara itu, wajah Kota Kendari kian tertata dengan rampungnya rehabilitasi Jalan Brigjen Katamso, Jalan Pramuka, dan Jalan Made Sabara.

Tak hanya jalan, infrastruktur air juga menjadi prioritas. Pembangunan tanggul pengaman pantai di Desa Wawoangi, Buton Selatan, dan normalisasi Sungai Lasembangi di Buton telah tuntas dikerjakan demi melindungi pemukiman warga.

Sektor pendidikan mencatatkan sejarah baru dengan hadirnya program nasional “Sekolah Unggul Garuda”.

Program yang menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto ini dibangun di atas lahan seluas 20 hektare di Desa Lebo Jaya, Konawe Selatan.

Sekolah ini ditargetkan mulai menerima siswa pada Juli 2026 dengan dukungan 60 master teacher yang telah disiapkan untuk menjamin pemerataan kualitas pendidikan.

Selain itu, keberpihakan pada masyarakat prasejahtera diwujudkan melalui pengoperasian Sekolah Rakyat (SRT) 70 Kendari di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP).

Beroperasi sejak 29 September 2025 dengan sistem boarding school, sekolah ini menampung 96 siswa dari jenjang SD hingga SMA.

Pemerintah juga telah menyalurkan bantuan tunai masing-masing Rp1 juta kepada 3.500 siswa SMA/SMK dari keluarga miskin, serta memberikan beasiswa prestasi nasional dan internasional kepada ratusan siswa lainnya.

Di sektor perumahan, Dinas Perumahan Rakyat telah merehabilitasi 200 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menyasar hingga wilayah kepulauan seperti Wakatobi dan Muna.

Program peningkatan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) juga digulirkan dengan menyerap ribuan tenaga kerja lokal.

Sementara itu, sektor peternakan mencatat surplus produksi daging sapi yang signifikan, utamanya disumbang oleh Kabupaten Konawe dan Konawe Selatan.

Meski demikian, Pemprov Sultra mencatat masih adanya defisit pada komoditas daging ayam dan telur yang menjadi tantangan tersendiri untuk diselesaikan di tahun depan.

“Kita akan terus bergerak cepat, menyatu, dan berintegritas demi Sultra yang lebih maju dan sejahtera,” pungkas Andi Sumangerukka menutup laporannya.

PUBLISHER: MAS’UD