Example floating
Example floating
Berita UtamaKonawe

Dua Mahasiswa Geologi UHO Hilang Saat Kuliah Lapangan di Hutan Sambasule

×

Dua Mahasiswa Geologi UHO Hilang Saat Kuliah Lapangan di Hutan Sambasule

Sebarkan artikel ini
Dua Mahasiswa Geologi UHO Hilang Saat Kuliah Lapangan di Hutan Sambasule
Peta hutan sambasule

KONAWE, TEGAS.CO – Kegiatan kuliah lapangan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari berujung insiden. Dua mahasiswa jurusan Geologi dilaporkan hilang dan tersesat di kawasan hutan Desa Sambasule, Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe.

Hingga Rabu (28/01/2026) pagi, Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian intensif.

Iklan Mas'ud

Tonton video tiktok tegas.co di bawah ini 👇👇👇👍

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S., mengonfirmasi kejadian tersebut.

Pihaknya menerima laporan pertama kali pada pukul 00.20 Wita dari dosen pembimbing lapangan, Amritzal Nur.

“Benar, kami menerima informasi kondisi membahayakan manusia terhadap dua orang yang tersesat di hutan Desa Sambasule. Tim Rescue KPP Kendari langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian (LKP) pada pukul 00.35 Wita,” ujar Amiruddin dalam keterangannya, Rabu (28/01).

Peristiwa bermula pada Selasa, 27 Januari 2026. Sebanyak 32 mahasiswa geologi UHO melaksanakan kegiatan kuliah lapangan di Kecamatan Meluhu mulai pukul 07.00 Wita.

Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok kecil yang masing-masing beranggotakan dua orang.

Kedua korban, yang diidentifikasi bernama Taufik (22) dan Dimas (22), sempat bertemu dengan rekan lainnya pada pukul 10.00 Wita. Komunikasi terakhir dengan korban terjalin pada pukul 12.00 Wita.

“Setelah jam 12 siang, kedua korban tidak dapat dihubungi lagi dan tidak kembali ke titik kumpul yang telah disepakati hingga sore hari. Pencarian mandiri sempat dilakukan namun hasilnya nihil,” jelas Amiruddin.

Tim Rescue KPP Kendari tiba di lokasi kejadian pada pukul 02.30 Wita dini hari setelah menempuh perjalanan sejauh 68 km.

Operasi SAR sempat dihentikan sementara pada pukul 03.23 Wita karena kondisi gelap dan dilanjutkan kembali pada pukul 07.00 Wita pagi ini.

Dalam pencarian pagi ini, Tim SAR Gabungan membagi kekuatan menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) dengan strategi penyisiran sebagai berikut, Tim 1 Menyisir seluas 2,5 km² ke arah utara dari LKP.

Tim 2, Menyisir seluas 2,5 km² ke arah timur dari LKP, Tim 3, Menyisir seluas 2,5 km² ke arah tenggara dari LKP.

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Staf Ops dan Rescuer KPP Kendari, BPBD Konawe, Damkar Konawe, pihak Fakultas Geologi, hingga masyarakat setempat.

Untuk memaksimalkan pencarian di area hutan yang rimbun, Tim SAR juga mengerahkan drone thermal guna mendeteksi suhu tubuh dari ketinggian.

Selain itu, peralatan pendukung seperti motor trail, peralatan navigasi darat, dan peralatan medis juga disiagakan di lokasi.

“Kondisi cuaca di lokasi berawan dan berpotensi hujan. Kami berharap kedua korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tutup Amiruddin.

PUBLISHER: MAS’UD