Berita UtamaKolaka

Abdul Saban Kembali Pimpin PWI Kolaka

118
×

Abdul Saban Kembali Pimpin PWI Kolaka

Sebarkan artikel ini
Abdul Saban Kembali Pimpin PWI Kolaka
Ketua PWI Sultra, Sarjono (kanan) bersama Ketua PWI Kolaka terpilih, Abdul Saban (kiri)

KOLAKA, TEGAS.CO โ€“ Riuh rendah diskusi sempat mewarnai ruang Konferensi Kabupaten (Konferkab) VI Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kolaka, Sabtu (18/04/2026).

Di balik ketegangan meja sidang dan papan hitung, sebuah proses demokrasi kecil di Bumi Mekongga sedang dipertaruhkan.

Hasilnya? Abdul Saban kembali dipercaya memegang kemudi organisasi profesi tertua di Indonesia ini untuk periode 2026-2029.

Tonton video tiktok tegas.co di bawah ini ๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘

Kemenangan Saban tidak diraih dengan jalan yang sepenuhnya mulus.

Angka 6-3-1 yang terpampang di papan skor menjadi saksi bisu dinamika pemilihan tersebut.

Dari total 10 suara sah yang diperebutkan, Saban berhasil mengantongi 6 suara, unggul dari rivalnya, Dadang Firmanto, yang meraih 3 suara, sementara satu suara dinyatakan batal.

Suasana sempat memanas saat panitia melakukan sinkronisasi daftar pemilih dengan jumlah surat suara.

Ketelitian menjadi harga mati bagi pimpinan sidang dari PWI Sultra, termasuk kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Ketua PWI Sultra Sarjono, Sekretaris Mahdar Tayong, Wakil Ketua Bidang Organisasi H. Atto Riadi hingga Ketua Dewan Kehormatan Rudi Iskandar.

Verifikasi ulang dilakukan dengan saksama di depan para saksi. Setelah dipastikan transparan dan sah, barulah ketukan palu menandai kemenangan sang petahana.

Sesaat setelah dinyatakan menang, tak ada euforia berlebihan dari Abdul Saban.

Alih-alih merayakan kemenangan pribadi, ia justru menunjukkan kelasnya sebagai pemimpin dengan langsung melempar ajakan rekonsiliasi.

“Mari merangkul bersama dalam kemajuan PWI sebagai lembaga yang kita sayangi bersama,” ujar Saban dengan nada bicara yang mantap namun penuh keakraban.

Ia secara terbuka meminta Dadang Firmanto dan seluruh anggota untuk menanggalkan perbedaan persepsi selama masa pemilihan.

Baginya, tantangan PWI ke depan jauh lebih besar daripada sekadar urusan perolehan suara.

Di periode 2026-2029 ini, Saban memikul tanggung jawab untuk membawa PWI Kolaka menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah tanpa kehilangan taringnya sebagai kontrol sosial.

Menjaga marwah dan profesionalisme wartawan di tengah disrupsi informasi menjadi janji yang ia sematkan di hadapan jajaran pengurus provinsi.

Acara yang berlangsung di bawah naungan semangat sportivitas ini ditutup dengan pemandangan yang menyejukkan, sesi foto bersama antara Saban dan Dadang.

Sebuah simbol kuat bahwa di Bumi Mekongga, meski berbeda pilihan di balik bilik suara, persatuan wartawan tetap menjadi harga mati.

PUBLISHER: MAS’UD