Berita UtamaKesehatanMuna Barat

Soal Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan Instalasi Farmasi, Direktur RSUD Tegaskan Petugas Tetap Layani Masyarakat

381
×

Soal Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan Instalasi Farmasi, Direktur RSUD Tegaskan Petugas Tetap Layani Masyarakat

Sebarkan artikel ini
dr H Muh Syahril Fitrah

TEGAS.CO,. MUNA BARAT – Pelayanan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Muna Barat mendapat keluhan dari keluarga pasien. Keluhan tersebut terkait pasien IGD yang tidak bisa mendapatkan alat/bahan medis yang telah diresepkan oleh dokter karena belum adanya petugas di Instalasi Farmasi di RSUD tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Muna Barat, dr Muh ,Syahril Fitrah mengungkapkan bahwa pagi tadi memang ada pasien IGD membutuhkan alat/bahan medis berupa nasal kanul (selang oksigen) dan langsung diresepkan dokter jaga untuk pergi mengambilnya di apotek RSUD.

Tetapi, lanjut Syahril Fitrah, ketika tiba di apotek dan hari ini Hari Raya Idul Adha, petugas jaga sudah balik karena mau sholat ied dan petugas yang jaga selanjutnya belum balik dari sholat ied.

“Karena belum datang petugas jaga, keluarga pasien kembali ke IGD dan dokter jaga menghubungi petugas apotek untuk menanyakan solusinya. Kemudian, petugas apotek menanyakan kalau mendesak, ia meminta tolong ke perawat di IGD untuk datang mengambil alat medis yang dibutuhkan tersebut,” kata dr Syahril Fitrah dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu (27/5/2026) malam.

Kata Syahril, karena perawat di IGD sementara menangani pasien, dokter jaga meminta tolong kalau bisa dan kebetulan salah satu keluarga pasien profesinya sebagai bidan dan pernah bertugas di RSUD (baru sebulan resign), maka dia yang pergi untuk mengambil alat/bahan medis tersebut di apotek RSUD.

“Tidak lama keluarga pasien tiba di apotek RSUD, petugas jaga juga sudah sampai di apotek dan langsung mengambilkankan alat/bahan medis tersebut. Ini hanya miskomunikasi. Yang sebenarnya itu bukan keluarga pasien yang mengambil alat/bahan medis di apotek RSUD, tetapi petugas jaga yang mengambilkannya,” tuturnya.

Terkait kejadian ini, Syahril menyampaikan permohonan maaf dan akan menjadi bahan evaluasi manajemen RSUD Muna Barat kedepannya. Ia menambahkan karena kondisi hari ini bertepatan dengan hari raya, pihaknya tetap melayani pasien dan meskipun tadi ada sedikit keterlambatan dari petugas jaga. Tetapi, semua bisa teratasi dengan baik.

 

Editor: Redaksi