Berita UtamaBombana

Hari Kedua Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Boepinang, Tim SAR Gabungan Perluas Area Penyisiran

454
×

Hari Kedua Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Boepinang, Tim SAR Gabungan Perluas Area Penyisiran

Sebarkan artikel ini
Hari Kedua Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Boepinang, Tim SAR Gabungan Perluas Area Penyisiran
Tim SAR Gabungan Perluas Area Penyisiran di perairan Boepinang Bombana terhadap 1 orang ABK hilang pada Minggu 7 Juni 2026. Foto: DOK

BOMBANA, TEGAS.CO – Memasuki hari kedua, tim SAR gabungan melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang nelayan bernama Tuang alias Igo (37), warga Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan, yang dilaporkan hilang di sekitar perairan Desa Larete, Kecamatan Poleang Tenggara, Kabupaten Bombana.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S., menjelaskan operasi pencarian hari ini, Minggu (7/6/2026), dimulai sejak pukul 07.00 Wita.

“Tim SAR gabungan melanjutkan operasi dengan membagi dua tim. Masing-masing tim melakukan penyisiran di dua lokasi berbeda dengan luas area pencarian masing-masing 20 NM² (mil laut),” ujar Amiruddin dalam keterangannya.

Kronologi Kejadian

Peristiwa nahas ini bermula pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 15.00 Wita.

Korban bersama juragan kapal Pa’gae bernama H. Daeng Gassing dan 10 orang ABK lainnya berangkat melaut untuk menangkap ikan.

Sekitar pukul 18.45 Wita, saat kapal tengah melakukan aktivitas penangkapan, korban meminta izin untuk buang air besar di laut menggunakan bantuan pelampung berupa gabus. Sementara itu, 10 orang lainnya tetap fokus menarik jaring ikan.

“Pada pukul 19.30 Wita, saat semua jaring berhasil ditarik ke atas kapal, juragan kapal menyalakan mesin dan mencari keberadaan korban.

Namun, korban tidak ditemukan. Upaya pencarian awal segera dilakukan namun hingga saat ini hasilnya masih nihil,” jelas Amiruddin.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya KPP Kendari, Pos SAR Kolaka, Polsek Poleang Timur, Polair Bombana, Pos AL Bombana, serta kru kapal Pa’gae, kru longboat, dan masyarakat setempat.

Tim SAR juga mengerahkan sejumlah peralatan utama (Alut) seperti Rigid Inflatable Boat (RIB), kapal Pa’gae, longboat, serta peralatan medis, evakuasi, dan komunikasi pendukung.

Berdasarkan data BMKG, kondisi cuaca di lokasi pencarian hari ini terpantau cerah.

Kecepatan angin tercatat 18,5 km/jam dari arah timur dengan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,5 meter.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih berada di lapangan untuk terus melakukan upaya pencarian terhadap korban.

Pihak KPP Kendari menyatakan akan terus memberikan perkembangan terbaru terkait operasi ini.

PUBLISHER: MAS’UD