Dr. H. Ardin Partai Amanat Nasional (PAN) Mantan Ketua DPRD Konawe
KENDARI, TEGAS.CO – Anggota Komisi II DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Dr. H. Ardin, memberikan apresiasi atas langkah pemerintah dalam menegakkan aturan dan regulasi yang berlaku.
Menurutnya, dinamika yang terjadi belakangan ini justru menjadi sinyal positif menuju perbaikan tata kelola pemerintahan yang lebih sehat.
Politisi PAN dan Mantan Ketua DPRD Konawe, Dr. H. Ardin menilai, munculnya beragam pertanyaan di tengah masyarakat atau anggota dewan merupakan hal yang wajar ketika ada penyesuaian regulasi baru.
Penyesuaian tersebut sejatinya adalah wujud kepatuhan terhadap aturan tata kelola anggaran.
“Bagi saya, memahami regulasi adalah langkah yang tepat. Hal seperti ini sudah sering kita sampaikan pada forum pembahasan sebelumnya. Ketika ada penyesuaian aturan baru, tentu muncul dinamika, tetapi itu adalah wujud kepatuhan pemerintah dalam menegakkan peraturan,” ujar Dr. Ardin saat memberikan tanggapan dalam rapat dewan, Senin 3 Agustus 2026.
Ia menekankan pentingnya membangun budaya kerja baru yang transparan dan taat aturan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Pengalaman di berbagai daerah menunjukkan bahwa perubahan kebiasaan kerap memicu pertanyaan, namun hal itu harus direspon secara bijak dan ilmiah.
“Sesungguhnya yang patut kita syukuri adalah niat baik dari semua pihak. Kita tidak perlu saling menyalahkan atau memperdebatkan hal-hal yang sudah lalu. Jika ada yang kurang tepat, kita perbaiki bersama dan jangan diulangi,” tegasnya.
Lebih lanjut, politisi Sultra ini mengingatkan seluruh elemen pimpinan dan anggota dewan untuk terus menjaga komitmen kelembagaan.
Salah satu hal yang menjadi sorotan utamanya adalah konsistensi kehadiran dalam rapat-rapat krusial agar tidak ada agenda penting yang tertunda.
“Budaya di lembaga ini harus terus ditingkatkan. Ke depan, jangan ada lagi rapat yang batal atau tidak berjalan hanya karena tidak quorum. Sedih kita melihatnya jika hal itu terjadi. Mari kita lanjutkan agenda kerja hari ini, tatap masa depan yang lebih baik untuk Sulawesi Tenggara,” pungkas Ardin.
Komentar