
Seorang warga bernama Muin berhasil menangkap ular tersebut, kemudian diamankan dari halaman sekolah.
Meski sudah dilumpuhkan dengan cara dipegang kepalanya, ular itu masih sempat melakukan perlawanan, bahkan berusaha melilit Muin.
Kejadian ini bermula saat pihak sekolah dan warga sekitar membersihkan semak – semak belukar di halaman sekolah menggunakan alat berat.
Pada saat itu tiba – tiba muncul dua ekor ular piton yang berukuran 5 meter. Satu ekor berhasil ditangkap karena sempat dilindas roda alat berat, sementara satu ekor lagi kabur dengan cara memasuki semak – semak.
Menurut Muin, penemuan ular piton yang masuk ke halaman sekolah sudah sering terjadi, bahkan sering memangsa hewan ternak warga.
“Selain ular piton, warga juga kerap menemukan ular hitam yang melintas dari semak – semak menuju ke pemukiman warga,”kata Muin kepada tegas.co.
Warga berharap agar pemerintah membersihkan semak – semak tersebut, sebab ditakutkan ular serupa akan muncul kembali, sehingga mengancam keselamatan siswa – siswi SD Negeri 2 Kolakaasi yang sedang bermain di halaman sekolah mereka.
Sementara ini ular piton tersebut kini diamankan oleh warga karena rencananya akan dijual kepada pawang ular.
REPORTER: AS LAN
PUBLISHER: MAS’UD