
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra) Daerah Pemilihan (Dapil) I menggelar Reses masa sidang ke II tahun 2019 yang meliputi Kecamatan Andoolo, Andoolo Barat, Buke, Tinanggea, dan Lalembuu, Senin, 17/6/2019.
Nampak hadir dalam kegiatan Reses yakni semua Anggota DPRD Dapil I (satu) masing-masing Ketua Rombongan, Senawan Silondae, H Bahasmi, Tri Haryono, Djoko Suprihatin, Binmas Mangidi, Nurmantasia, Ismiati Iskandar, Wawan Suhendra, dan Farida Setiawati. J Silondae.
Senawan Silondae sebagai ketua rombongan reses Dapil I menjelaskan bahwa, Reses ini adalah agenda tahunan anggota DPRD yang dilaksanakan 3 kali dalam setahun.
“Inti dari reses ini kita ingin tau masukan dan masalah-masalah apa yang terjadi di setiap kecamatan ataupun desa,”ujar senawan.
Sebagai wakil rakyat, kata Senawan, tentu harus menampung semua aspirasi dan akan menindak lanjuti di pokok-pokok pikiran serta mengawal dalam setiap rapat-rapat kerja dengan SKPD.
Gusti Putu Pindah Jaya salah satu masyarakat Desa Alengge Agung, Kecamatan Andoolo menyampaikan permasalahan terkait jaringan telekomunikasi yang masih kurang optimal.
“Kami meminta kepada anggota DPRD agar jaringan telekomunikasi di desa kami dapat di optimalkan lagi. Karena kami susah sekali berkomunikasih ataupun lewat SMS ,” ungkap Gusti saat mengahadiri reses.
Menanggapi hal itu Senawan Silondae menjelaskan tidak hanya Desa Alengge Agung, ada beberapa desa juga di kecamatan lain yang telah menyampaikan terkait masalah telekomunikasi.
“Terkait masalah telekomunikasi ini sebenarnya bukan rananya Pemda, tetapi kami sebagai wakil rakyat akan mengawal ke pihak swasta yang bergerak di bidang telekomunikasi,” paparnya.
Senada diungkapkan Binmas Mangidi salah satu anggota DPRD Konsel Dapil I menyarankan kepada para kepala desa yang memiliki masalah telekomunikasi agar membuat proposal.
Baca,
“Yang pertama harus dilakukan adalah membuat proposal yang di ketahui oleh camat setempat yang kemudian proposal tersebut di serahkan ke Kantor Kominfo untuk di tindak lanjuti, dan juga mencoba berkonsultasi ke Kementerian yang terkait untuk permasalahan telekomunikasi tersebut,” pungkasnya.
MAHIDIN