Sel. Sep 17th, 2019

TEGAS.CO

Berita Video

Operasi Patuh Karantina Ikan dan Mutu di Pelabuhan Laut Murhum Baubau

Operasi Patuh Karantina Ikan dan Mutu di Pelabuhan Laut Murhum Baubau

Dalam rangka Bulan Bakti Karantina Ikan dan Mutu Hasil Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Stasiun Karantina Ikan, Pengendalain Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Baubau melaksanakan kegiatan Sidak / Operasi Patuh Karantina Ikan dan Mutu bersama instansi terkait di Pelabuhan Laut Murhum Baubau, pada Kamis, 18 Juli 2019.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan beberapa instansi terkait diantaranya, TNI AL, Kapolsek Murhum, KPLP, Karantina Pertanian, PSDKP, syahbandar dan Tim Pengawasan SIAGA SKIPM Baubau
Sebelum Pelaksanaan kegiatan, Kepala SKIPM Baubau terlebih dahulu memberikan pengarahan tentang tujuan dan tata cara pelaksanaan.

Setelah itu tim Operasi Patuh Karantina turun bersama-sama secara langsung ke beberapa target operasi Kapal yaitu Kapal Penyeberangan Dharma Fery tujuan Makassar.

Pada saat operasi sudah tidak ditemukan adanya komoditi perikanan yang dilalulintaskan yang tidak terlaporkan dan semua komoditi perikanan yang ada dikapal tersebut sudah dilengkapi dengan Sertifikasi Kesehatan Ikan.

Menurut Koordinator Pengawasan SKIPM Baubau, Abd. Syukur Yasin meyampaikan bahwa sebelumnya masih ada beberapa pelanggaran karantina ikan berupa komoditi perikanan yang tidak dilaporkan melaui kapal ini, yaitu jenis rumput laut kering dan sirip ikan hiu, sedangkan untuk tahun ini komoditi perikanan yang dilalulintaskan semuanya sudah terlaporkan dan tersertifikasi.

Operasi Patuh Karantina Ikan dan Mutu di Pelabuhan Laut Murhum Baubau

Kepala SKIPM Baubau, Arsal yang dimintai keterangan terkait kegiatan menyatakan bahwa kegiatan pengawasan di Pelabuhan Laut rutin dilaksanakan setiap hari oleh petugas Pengawasan SKIPM Baubau dan untuk kegiatan Operasi Patuh Karantina Ikan dan Mutu bersama instansi terkait, pelaksanaannya sekali sampai 3 kali setahun dilaksanakan yang dianggap tempat tempat rawan penyelundupan.

Tujuannya, untuk melihat aktifitas lalulintas komoditi perikanan secara keseluruhan di pelabuhan laut Murhum Baubau apakah komoditi perikanan yang dikeluarkan sudah sesuai dengan peraturan perundangan atau belum dan juga sebagai sosialisasi kepada stakeholder pelabuhan tentang Gerakan Sadar Mutu dan Karantina Ikan (GEMASATUKATA).

Kegiatan yang kita laksanakan ini ditanggapi baik oleh semua instansi terkait untuk memberikan efek jera kepada yang tidak mematuhi peraturan perundangan sekaligus sebagai ajang sosialisasi perkarantinaan.

Diharapkan dengan kegiatan operasi bersama ini kedepannya akan lebih diintensifkan lagi sehingga komoditi perikanan yang dilalulintaskan semuanya legal dan reported atau terlaporkan dan diharapkan pula kepada masyarakat atau pelaku usaha untuk melaporkan setiap kegiatan pengeluaran ikan dan bersama-sama menjaga kelestarian sumberdaya perikanan untuk pengelolaan perikanan yang lebih baik kedepannya.

T I M