oleh

Kesbangpol Mubar Riset Data Ekonomi di Tengah Disrupsi Covid

Kepala Baskesbangpol Mubar, La Ode Andi Muna, S.Sos., M.Si

TEGAS.CO,. MUNA BARAT – Pandemi Covid-19 bagai genosis tidak bertuan yang mampu memporak-porandakan sendi kehidupan masyarakat. Tentu saja hal itu butuh keseriusan pemerintah bersama elemen masyarakatnya untuk terus berjuang bahu membahu mengembalikan disrupsi (perubahan) dalam segi ekonomi.

Butuh keseriusan, kesabaran dan menyakinkan semua pihak untuk keluar dari pandemi itu. Disrupsinya begitu cepat, mengguncang tatanan masyarakat, kota-kota besar sampai melakukan pembatasan wilayah. Tentu saja efeknya berdampak pada putaran ekonomi sampai ke pelosok-pelosok negeri.

Muna Barat (Mubar) sebagai daerah otonomi baru, masih dalam kondisi zona aman tetapi bukan berarti mengabaikan hal itu, pemerintah dan unsur masyarakatnya mesti menciptakan strategi dan penangkal atas efek pandemi itu.

Mencermati kondisi saat ini, Kepala Dinas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Mubar, La Ode Andi Muna, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa pihaknya tengah berupaya pengumpulan data bahan dan informasi dibidang ketahanan ekonomi guna menghadapi disrupsi pandemi covid-19.

“Kami melakukan pemetaan potensi ekonomi guna mensinergikan konsep ketahanan ekonomi antara pemerintah, pelaku ekonomi, dan unsur masyarakat”, ujarnya, Jumat, (5/2/2020).

Andi Muna mengungkapkan hal tersebut dilaksanakan dalam rangka membantu Pemerintah Daerah Mubar dalam merumuskan kebijakan-kebijakan ekonomi lokal sebagai upaya membangun ekonomi yang terus berjalan.

“Informasi dari pelaku ekonomi dan stakeholder lainnya sebagai bahan untuk merancang bagaimana pembangunan ekonomi daerah ini penting agar program ketahanan ekonomi ini bisa direalisasikan oleh SKPD-SKPD teknis”, katanya.

Ia juga menambahkan, sejumlah dialog telah dilakukan untuk memperoleh informasi dan mendapatkan masukan-masukan dari stakeholder.

“Hasil dialog itu nantinya akan kami susun sebagai satu konklusi yang bisa dijadikan rekomendasi kepada pemerintah daerah, dalam hal ini Bupati dalam rangka pengambilan kebijakan-kebijakan untuk ketahanan ekonomi kedepan,” ucapnya.

“Kondisi saat ini mengharuskan kita menjaga jarak antara satu dengan yang lain. Nanti dibuat dialognya lewat webinar sehingga siapapun dan dimanapun dia bisa ikut berpartisipasi dalam memberikan gagasannya,” lanjutnya.

Kemudian ia menuturkan bahwa Pemda punya komitmen untuk memajukan Mubar dengan segala potensinya. Sehingga dengan dialog ketahanan ekonomi, diharapkan gagasan mengoptimalkan potensi daerah dalam rangka menjaga stabilitas dan akselerasi ketahanan ekonomi.

“Jadi mari saling menciptakan situasi tenang, aman dan patuhi prokes. Jangan lupa untuk menerapkan 3M (mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker),” tutupnya.

Reporter : FAISAL

Editor : YA

Komentar

Iklan Kominfo Sultra