Pemkot Gandeng BPK Audit Kinerja PDAM Tirta Anoa Kendari

Entry meeting kinerja PDAM Tirta Anoa Kendari
Pemkot Kendari dan BPK Sultra menggelar entry meeting atau rapat pendahuluan audit kinerja perusahaan PDAM Tirta Anoa Kendari. Foto: Istimewa

TEGAS.CO., KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk mengaudit kinerja PDAM Tirta Anoa Kendari.

Hari Kamis (3/11/2022), Pemkot menggelar entry meeting atau rapat pendahuluan audit kinerja perusahaan daerah yang mengurusi distribusi air bersih pada masyarakat Kota Kendari.

Entry meeting ini diikuti Sekretaris daerah (Sekda) Kota Kendari Ridwansyah Taridala, Asisten II Setda Kota Kendari, Inspektur Kota Kendari, Kepala Dinas PUPR Kota Kendari, dan Direktur PDAM Tirta Anoa Kendari.

Rapat pendahuluan dipimpin langsung oleh Penjabat Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu di ruang rapat Sekda Kota Kendari.

Ketua Tim Audit Kinerja PDAM Tirta Anoa Kendari, Reski menerangkan, audit pendahuluan yang akan berlangsung selama 15 hari ini harapannya dapat memberikan gambaran dan akan dilanjutkan pada pemeriksaan terinci.

Dia menjelaskan, ada tiga alasan BPK melaksanakan pemeriksaan audit kinerja, yaitu pertama, karena penyediaan 100 persen akses air minum layak dan aman sudah menjadi target di RPJMN 2020-2024.

“Sementara saat ini masih lemahnya tata kelola dan kelembagaan penyelenggara penyediaan air minum serta menurutnya, masih kurangnya kapasitas dan komitmen pemda sebagai penyelenggara,” jelasnya.

Kedua, PDAM sebagai badan usaha di bawah pemerintah daerah yang bergerak sebagai penyedia air minum untuk masyarakat sampai hari ini belum menunjukkan kinerja optimal.

“Dimana secara nasional sampai hari ini baru ada 2.225 PDAM atau 68 persen dari seluruh Indonesia yang kinerjanya sehat, sedangkan sisanya berkinerja kurang sehat dan sakit,” ujarnya.

Reski melanjutkan, untuk PDAM Tirta Anoa berdasarkan data yang diperoleh BPK hingga saat ini masih berkinerja sakit.

Pascadilakukannya audit kinerja, dia mengharapkan penyediaan akses air minum ke depannya bisa menjadi lebih baik, dari sisi tata kelola, kelembagaan, dan kinerja PDAM Tirta Anoa Kendari.

Entry meeting kinerja PDAM Tirta Anoa Kendari
Pj Wali Kota Kendari Asmawa saat memimpin entry meeting atau rapat pendahuluan audit kinerja PDAM Tirta Anoa Kendari. Foto: Istimewa

Di kesempatan yang sama, Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu melaporkan, mengenai kelembagaan, tata kelola dan kinerja PDAM.

“Kami laporkan saja di awal, saat ini sedang berproses, pembahasan tentang Perumda Tirta Anoa. Kita ingin mengubah dari PDAM menjadi Perumda. Proses di DPRD sudah sampai pada tahapan pemandangan fraksi sudah, pembahasan, setelah ini mungkin penetapan,” ucapnya.

“Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama sudah bisa ditetapkan Perumdanya dan dari sisi kelembagaan kita bisa mengisi,” jelas Pj Wali Kota.

Pj Wali Kota berharap transformasi dari PDAM ke Perumda bisa memaksimalkan tata kelola pelayanan air bersih.

“Mudah-mudahan karena harapannya kita dikelola secara profesional, kelembagaannya juga dapat betul-betul mengarah ke sisi profesional, kemudian harapan kita akan semakin baik,” pungkasnya.

REDAKSI

Komentar