Berita UtamaButon

Dispar Sultra Gelar Bimtek SKKNI Kuliner dan Homestay di Desa Wisata Wasuemba, Tingkatkan Kualitas Pelaku Pariwisata

1046
×

Dispar Sultra Gelar Bimtek SKKNI Kuliner dan Homestay di Desa Wisata Wasuemba, Tingkatkan Kualitas Pelaku Pariwisata

Sebarkan artikel ini
Dispar Sultra Gelar Bimtek SKKNI Kuliner dan Homestay di Desa Wisata Wasuemba, Tingkatkan Kualitas Pelaku Pariwisata
Dispar Sultra Gelar Bimtek SKKNI Kuliner dan Homestay di Desa Wisata Wasuemba, Tingkatkan Kualitas Pelaku Pariwisata

TEGAS.CO., Buton, Sultra – Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara (Dispar Sultra) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) guna meningkatkan kapasitas dan pemahaman pelaku pariwisata di desa wisata terhadap Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) di bidang jasa kuliner dan jasa akomodasi (homestay).

Kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 14 hingga 15 Juli 2025 di Desa Wisata Wasuemba, Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton.

Bimtek yang berfokus pada bidang kuliner dan homestay ini diikuti oleh 40 peserta, yang merupakan pelaku pariwisata di sektor tersebut dari Desa Wisata Wasuemba dan desa-desa sekitarnya.

Dispar Sultra Gelar Bimtek SKKNI Kuliner dan Homestay di Desa Wisata Wasuemba, Tingkatkan Kualitas Pelaku Pariwisata
Dispar Sultra Gelar Bimtek SKKNI Kuliner dan Homestay di Desa Wisata Wasuemba, Tingkatkan Kualitas Pelaku Pariwisata

La Ode Andi Ikbal Rauf, S.Stp., M.A.P., perwakilan dari panitia kegiatan bidang Peningkatan Sumber Daya Manusia (PSDM) Dispar Sultra, menjelaskan bahwa bidang kuliner dan homestay adalah dua komponen vital dalam ekosistem desa wisata.

Menurutnya, kuliner lokal bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga representasi budaya, tradisi, dan kekayaan alam suatu daerah.

“Kemampuan mengolah, menyajikan, dan memasarkan kuliner khas dengan standar kualitas akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Sementara itu, homestay menawarkan pengalaman menginap yang unik, memungkinkan wisatawan merasakan langsung kehidupan di desa dan berinteraksi dengan masyarakat lokal. Hal inilah yang mendasari pentingnya kegiatan ini,” ungkap Ikbal dalam laporannya.

Ia menambahkan bahwa tujuan spesifik kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola usaha kuliner lokal dengan prinsip higienitas, penyajian menarik, serta berbasis potensi bahan baku lokal.

Selain itu, Bimtek ini juga bertujuan meningkatkan kompetensi pengelola homestay dalam menyediakan layanan akomodasi yang sesuai standar pariwisata, meliputi kebersihan, keramahan layanan, keselamatan, dan kenyamanan tamu, semuanya mengacu pada SKKNI.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buton, Rusdi Nudi, S.Pd., M.Pd, didampingi oleh Kepala Desa Wasuemba. Ke-40 peserta dibagi menjadi dua kelompok kegiatan, masing-masing 20 orang untuk bimtek kuliner dan 20 orang untuk bimtek homestay.

Untuk memastikan kualitas pelatihan, Dispar Sultra menghadirkan empat narasumber ahli dan praktisi di bidang masing-masing; dua narasumber untuk Bimtek Kuliner dan dua narasumber untuk Bimtek Homestay.

PUBLISHER: MAS’UD