Berita UtamaSulawesi Tenggara

Bakti Sosial dan Pengentasan Stunting di TPA Puuwatu: Menyentuh Hati, Merajut Asa

498
×

Bakti Sosial dan Pengentasan Stunting di TPA Puuwatu: Menyentuh Hati, Merajut Asa

Sebarkan artikel ini
Bakti Sosial dan Pengentasan Stunting di TPA Puuwatu: Menyentuh Hati, Merajut Asa
Hj. Gunartin saat menyalurkan batuan kepada warga TPA Puuwatu Kendari pada Jumat 18 Juli 2025 Foto: MAS’UD

TEGAS.CO., Kendari, Sulawesi Tenggara – Jumat, 18 Juni 2025, menjadi saksi bisu atas kepedulian nyata terhadap masyarakat kurang mampu. Di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Puuwatu, anggota DPRD Sulawesi Tenggara Dapil Kendari dari PDI Perjuangan, Hj. Gumanrtin, memimpin kegiatan bakti sosial dan pengentasan stunting yang sarat makna.

Acara ini merupakan bagian dari program “Hulung Taro Bung Karno,” sebuah inisiatif yang telah menjangkau berbagai daerah di Indonesia.

Gumanrtin menjelaskan, program ini telah menyambangi berbagai wilayah, termasuk Sulawesi Tenggara, dengan membawa bantuan berupa, layanan pengobatan gratis, susu untuk anak-anak penderita stunting dan sembako.

Bakti Sosial dan Pengentasan Stunting di TPA Puuwatu: Menyentuh Hati, Merajut Asa
Tri Rismaharani saat berialog dengan warga Foto: MAS’UD

Lebih dari 200 kepala keluarga (KK) dengan anak-anak yang mengalami kekurangan gizi menerima manfaat dari kegiatan ini.

Setelah TPA Puuwatu, kegiatan dilanjutkan ke bank sampah dan tempat pelatihan keterampilan bagi ibu-ibu rumah tangga, menunjukkan komitmen yang holistik dalam pemberdayaan masyarakat.

Bakti Sosial dan Pengentasan Stunting di TPA Puuwatu: Menyentuh Hati, Merajut Asa
Foto bersama di lokasi kerajinan bank sampah Puuwatu Foto: MAS’UD

Mantan Menteri Sosial, Tri Rismaharani, yang turut hadir, memberikan penekanan pentingnya pemberdayaan perempuan.

Rismaharani menyampaikan bahwa keberdayaan perempuan akan berdampak positif pada peningkatan kualitas keluarga, termasuk pencegahan stunting.

Rismaharani menekankan bahwa peningkatan ekonomi keluarga erat kaitannya dengan kesejahteraan anak-anak.

Dengan pemberdayaan ekonomi dan peningkatan pendapatan keluarga, diharapkan angka stunting dapat ditekan dan Indonesia dapat mencapai kesejahteraan yang lebih merata.

Hal ini sejalan dengan cita-cita Indonesia Raya yang semakin maju dan berdaya.

Kegiatan bakti sosial ini bukan sekadar pembagian bantuan, melainkan upaya nyata untuk merajut asa dan harapan bagi masyarakat, khususnya di wilayah TPA Puuwatu.

Melalui kolaborasi dan komitmen bersama, diharapkan Indonesia dapat melangkah lebih pasti menuju masa depan yang lebih sejahtera dan bermartabat.

PUBLISHER: MAS’UD