Berita UtamaKonaweSulawesi Tenggara

RDP DPRD Sultra: Kecam Ketidakhadiran PT OSS, Apresiasi Respon Cepat PT VDNI

1124
×

RDP DPRD Sultra: Kecam Ketidakhadiran PT OSS, Apresiasi Respon Cepat PT VDNI

Sebarkan artikel ini
RDP DPRD Sultra: Kecam Ketidakhadiran PT OSS, Apresiasi Respon Cepat PT VDNI
Ketua Komisi IV, Andi Muh. Saenuddin saat RDP di gedung DPRD Sultra pada 28 Juli 2025 FOTO: MAS’UD

SULAWESI TENGGARA., TEGAS.CO – 28 Juli 2025 – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Senin, 28 Juli 2025, di Gedung DPRD Sultra diwarnai dengan kecaman keras terhadap ketidakhadiran PT Obsidian Stainless Steel (OSS) Morosi Konawe.

Kecaman ini menambah daftar panjang catatan Komisi IV terkait ketidakpatuhan PT OSS dalam menyikapi berbagai persoalan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta dampak lingkungan dan sosial di lingkungan perusahaan.

RDP yang dipimpin oleh Ketua Komisi IV, Andi Muh. Saenuddin, serta Wakil Hj. Rosni, S.E., dan Sekertaris Hartini Abd Azis (NasDem), serta dihadiri oleh anggota Komisi IV lainnya seperti Hj. Gunartin (PDIP), Hj. Isyatin Syam (Demokrat), Muh. Mutashim Saifullah (PKS), Hj. Harmawati (PPP), Hj. Murni Aty M. Ridwan, La Ode Abdul Muzzafar (Gerindra), Ali Mardan (PBB), dan Muh. Irpani Thalib (PKB), bertujuan untuk mendengarkan komitmen dua korporasi besar di Konawe.

Fokus utama pembahasan meliputi kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, penyelesaian sengketa atau insiden kecelakaan kerja, serta perlindungan hak-hak tenaga kerja sesuai aturan yang berlaku.

RDP DPRD Sultra: Kecam Ketidakhadiran PT OSS, Apresiasi Respon Cepat PT VDNI
Para Direktur dan HRD PT VDNI Morosi Konawe
RDP DPRD Sultra: Kecam Ketidakhadiran PT OSS, Apresiasi Respon Cepat PT VDNI
Pimpinan RDP DPRD Sultra

Apresiasi untuk PT VDNI

Berbeda dengan PT OSS, Komisi IV justru menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran Direktur Utama PT Virtue Dragon Nikel Industry (VDNI) beserta jajaran yang dapat mengambil keputusan.

Kehadiran ini dinilai sebagai hal yang luar biasa dan menunjukkan komitmen perusahaan. “Kami mengapresiasi kehadiran pimpinan tertinggi Virtue Dragon di Konawe karena mereka hadir bersama seluruh pihak yang dapat memberi keputusan dan hal-hal yang ingin diketahui oleh dewan bersama aspirator yang hadir melalui mahasiswa kita hari ini,” ungkap Andi Muh. Saenuddin.

Turut hadir aspirator dan pengawasan Dinas Nakertrans Sultra serta jajarannya, para Direktur PT VDNI Morosi HRD dan jajaran.

PT VDNI menyampaikan komitmen untuk menjalankan seluruh regulasi yang ada. Yang lebih penting, perusahaan telah menyelesaikan pemberian santunan sebesar Rp 150 juta kepada ahli waris korban kecelakaan yang meninggal dunia di depan area inti PT VDNI.

Kecelakaan tersebut melibatkan seorang warga yang berjualan di sekitar Morosi. “Ini kami apresiasi di DPRD karena dia bukan pekerja, tetapi mendapat santunan yang cukup besar,” tambah Andi Muh. Saenuddin.

Meskipun demikian, DPRD Sultra tetap meminta agar dokumen kesepakatan santunan tersebut dapat diperlihatkan secara langsung melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) dalam waktu dekat.

Dalam waktu dekat, Komisi IV juga akan turun langsung ke area operasional PT VDNI, “Kami akan agendakan sesuai undangan dengan pimpinan Virtue Dragon bahwa mereka bersedia menerima kami,” jelas Andi Muh. Saenuddin.

Secara keseluruhan, kehadiran dan respons positif PT VDNI menunjukkan hubungan yang harmonis antara korporasi besar dan lembaga perwakilan rakyat.

PUBLIKASI: MAS’UD