Sulawesi Tenggara Tawarkan 7 Wisata Menarik tahun ini

Sulawesi Tenggara Tawarkan 7 Wisata Menarik tahun ini
Pulau Labengki Konut FOTO: SC INT

SULAWESI TENGGARA., TEGAS.CO — Jika alam bisa bicara, mungkin ia akan berbisik: “Sudah waktuku bersolek.” Di tahun 2025, Sulawesi Tenggara (Sultra) tak hanya akan berbicara, melainkan “berwisata” lewat deretan event pariwisata yang disusun seperti rangkaian puisi panjang. Dinas Pariwisata Sultra (Dispar Sultra) mengangkat tangan, mengundang dunia: “Mari, saksikan kami.”

Gen Z Berekspresi: Ketika Kamera Menjadi Mata Rakyat. Program “Gen Z Berekspresi” bakal menjadi “surat cinta” generasi muda untuk tujuh permata Sultra:

1. Teluk Kendari – Toronipa – Labengki: Air biru yang memeluk karang, seperti lukisan yang belum selesai. 2. Benteng Keraton Wolio – Hutan Lambusango: Tempat batu-batu tua bercerita dan daun-daun berbisik.

3. Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai: Rawa yang menjadi cermin langit. 4. Kawasan Karst Liangkabori: Batu kapur yang berdiri seperti puisi alam.

5. Hutan Mangrove Terluas di Asia Tenggara: Akar-akar yang menjalin kehidupan. 6. Pulau Muna: Pasir yang menyimpan lagu zaman dahulu. 7. Wakatobi: Surga bawah laut yang menulis namanya dengan warna.

“Kami tak ingin keindahan ini hanya jadi cerita di buku,” ujar Belli Tombili, Kepala Dispar Sultra. Pada Selasa 5 Agustus 2025. “Kami ingin ia hidup di layar ponsel, menggoda mata dunia.”tambahnya.

Tahun 2025 akan menjadi tahun di mana Sultra berubah menjadi panggung raksasa:

– Festival Wowine: Wakatobi tak hanya menawarkan ombak, tapi juga tarian tradisional yang memikat.
– Tourism Goes to Campus: Generasi muda diajak “berkencan” dengan alam dan budaya.

– Halo Sultra: Sebuah “pelukan” dalam bentuk musik dan seni.
– Festival Pulau Padamarang: Kolaka akan menunjukkan bahwa pulau kecil punya cerita besar.

Sulawesi Tenggara Tawarkan 7 Wisata Menarik tahun ini
Foto Kendari Run

Dan di antara semua itu, ada “Kendari Run 2025”, di mana jalanan kota akan berubah menjadi galeri hidup setiap langkah pelari adalah kuas yang melukiskan potensi wisata.

Lari bukan hanya soal finish, kata Belli. Tapi “tentang setiap sudut yang dilihat, setiap cerita yang terdengar, dan setiap senyum yang tertukar di sepanjang jalan,’ ucap Kepala Dinas Pariwisata, Belli Tombili pada Selasa 5 Agustus 2025.

Sultra di 2025 bukan sekadar destinasi. Ia adalah “teman yang membuka pintu rumahnya lebar-lebar”, siap bercerita tentang pantai, hutan, budaya, dan generasi mudanya yang kreatif. “Datanglah,” bisik angin di Teluk Kendari. “Kami sudah menyiapkan segalanya untukmu.”

PENERBIT: TEGAS.CO

Komentar