Dispar Sultra Tanamkan Kecintaan Pariwisata di Kalangan Mahasiswa

Dispar Sultra Tanamkan Kecintaan Pariwisata di Kalangan Mahasiswa
Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Sulawesi Tenggara (Sultra) H. Belli Harli Tombili Foto: FB

TEGAS.CO, KENDARI – Dinas Pariwisata (Dispar) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus berupaya menanamkan kecintaan terhadap pariwisata di kalangan generasi muda.

Setelah sukses dengan program Tourism Go To Campus di Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) tahun lalu, kini Dispar Sultra berencana menyasar kampus-kampus lain di seluruh Sultra.

Kepala Dispar Sultra, H. Belli Tombili, menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam pengembangan pariwisata daerah, Senin 11 Agustus 2025.

“Mahasiswa adalah generasi penerus yang akan menghidupkan pariwisata kita. Program ‘Kenali dan Cintai Negerimu’ ini bertujuan untuk menghubungkan potensi wisata Sultra dengan kreativitas anak muda,” ujarnya.

Meski belum diumumkan secara resmi, Institut Teknologi Konawe dan Universitas Halu Oleo disebut-sebut menjadi kandidat kuat lokasi pelaksanaan program selanjutnya.

Berbagai kegiatan menarik dan edukatif telah disiapkan, di antaranya:

– Dari Dapur ke Puncak: Workshop kuliner khas Moronene dan kompetisi panjat tebing tiruan Gunung Mekongga.

– Layar Kearifan: Pemutaran film dokumenter tentang ritual Monahu Ndanau di Rawa Aopa karya sineas lokal.

– Digitalisasi Budaya: Pelatihan pembuatan konten kreatif TikTok dan Reels untuk promosi pariwisata, dengan menghadirkan praktisi media sosial.

– Pasar Ide: Pameran produk UMKM lokal seperti tenun Tolaki dan kopi Wolio, sebagai inspirasi bisnis bagi mahasiswa.

Dispar Sultra Tanamkan Kecintaan Pariwisata di Kalangan Mahasiswa
Dispar Sultra Tanamkan Kecintaan Pariwisata di Kalangan Mahasiswa

Dispar Sultra menargetkan tiga dampak utama dari program ini:

1. Kaderisasi: Mencetak duta wisata kampus yang memahami potensi geopark Wakatobi hingga cerita rakyat Muna.

2. Ekonomi Sirkuler: Mendorong mahasiswa untuk menciptakan lapangan kerja melalui homestay, jasa pemandu wisata, atau usaha kuliner.

3. Digitalisasi Warisan: Mengubah cerita rakyat dan tarian adat menjadi konten viral yang bernilai ekonomi.

Dengan melibatkan generasi muda, komunitas lokal, dan pelaku industri kreatif, Dispar Sultra optimis bahwa Tourism Go To Campus 2025 akan memberikan dampak positif bagi pariwisata Sultra.

Program ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi yang memperkuat peran mahasiswa dalam membangun masa depan pariwisata daerah.

PUBLISHER: MAS’UD

Komentar