KendariMahasiswaPendidikanSulawesi Tenggara

Mahasiswa Jurnalistik UHO Putar Karya Film di Taman Budaya Sultra

903
×

Mahasiswa Jurnalistik UHO Putar Karya Film di Taman Budaya Sultra

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Jurnalistik UHO Putar Karya Film di Taman Budaya Sultra
Ketua Prodi Jurnalistik Universitas Halu Oleo, Marsia Sumule Genggong, S.Sos., M.I.Kom., memberikan sambutan pada kegiatan pemutaran film mahasiswa dalam JASF 2026 di Taman Budaya Sultra, Sabtu (18/1).

TEGAS.CO., KENDARI, — Mahasiswa Program Studi Jurnalistik Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar pemutaran film karya mahasiswa dalam rangkaian Jurnalistik Art & Stories Festival (JASF) 2026 yang berlangsung di Taman Budaya Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (18/1/2026).

Kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari mata kuliah Film dan Sinematografi yang menjadi mata kuliah wajib dalam kurikulum Prodi Jurnalistik UHO.

Ketua Prodi Jurnalistik UHO, Marsia Sumule Genggong, S.Sos., M.I.Kom., mengatakan festival ini menjadi ruang aktualisasi mahasiswa untuk menampilkan keterampilan di bidang media audiovisual, khususnya film.

“JASF ini adalah realisasi dari mata kuliah film dan sinematografi. Setiap mahasiswa jurnalistik diharapkan memiliki keterampilan dalam pembuatan film, baik film fiksi maupun film dokumenter,” ujar Marsia.

Mahasiswa Jurnalistik UHO Putar Karya Film di Taman Budaya Sultra
Foto bersama dosen dan mahasiswa Jurnalistik UHO di kegiatan pemutaran film Jurnalistik Art & Stories Festival 2026, (18/1).

Ia menjelaskan, pemutaran film yang digelar di Taman Budaya Sultra tersebut menampilkan karya-karya mahasiswa jurnalistik dengan berbagai genre, mulai dari film fiksi, horor, hingga komedi, yang diproduksi selama proses perkuliahan.

Menurutnya, antusiasme mahasiswa dalam mengikuti kegiatan ini sangat tinggi. Dalam waktu relatif singkat, mahasiswa mampu menghasilkan karya film sebagai output pembelajaran.

“Dengan keterampilan yang mereka dapatkan dari tim pengajar, mahasiswa mampu menghasilkan karya-karya film jurnalistik. Meski masih perlu penyempurnaan, ini adalah langkah penting bagi mereka sebagai calon profesional media visual,” jelasnya.

Marsia menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk memanfaatkan media secara produktif dan kreatif.

“Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa diarahkan untuk menciptakan karya yang bermanfaat, bukan sekadar menggunakan media visual untuk hal-hal yang negatif,” tutupnya.

 

Penulis : Amran solasi