Berita UtamaSultra

Gerakan Moral, Kadishub Berharap Berlanjut ke Pengaturan Transportasi Massal Permanen

×

Gerakan Moral, Kadishub Berharap Berlanjut ke Pengaturan Transportasi Massal Permanen

Sebarkan artikel ini
Gerakan Moral, Kadishub Berharap Berlanjut ke Pengaturan Transportasi Massal Permanen
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Muhammad Rajulan

TEGAS.CO, KENDARI โ€“ Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Muhammad Rajulan, angkat bicara menyikapi sorotan publik terkait efektivitas penyediaan armada bus jemputan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilaksanakan pada Kamis, 9 April 2026.

Penyediaan armada ini merupakan tindak lanjut konkret dari “Gerakan Moral Penghematan Energi” yang diinisiasi oleh Gubernur Sultra, menyusul arahan pada Apel Gabungan 6 April lalu terkait efisiensi konsumsi BBM dan Gas.

Merespons pandangan yang mempertanyakan keberlanjutan dampak kebijakan satu hari ini, Rajulan menegaskan bahwa langkah saat ini merupakan sebuah permulaan yang digagas langsung oleh Gubernur.

“Tapi paling tidak hari ini telah dimulai imbauan gerakan moral yang digagas oleh Bapak Gubernur untuk menyikapi kondisi yang ada terkait penghematan energi,” ujar Muhammad Rajulan, Kamis (9/4/2026).

Tonton video tiktok tegas.co di bawah ini ๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘

Selain isu penghematan energi, Rajulan menjelaskan, gerakan ini juga berkaitan erat dengan upaya efisiensi anggaran di lingkup Pemerintah Provinsi Sultra.

Meskipun saat ini penyediaan armada bus masih bersifat insidental dan terbatas di dua titik kumpul utama (Pool Terminal Tipe B Dapu Dapura dan Pool MTQ), pihak Dinas Perhubungan memiliki visi jangka panjang yang lebih integratif.

Rajulan berharap, momentum “gerakan moral” ini dapat menjadi batu loncatan menuju kebijakan transportasi yang lebih substansial dan terstruktur bagi ASN.

“Semoga akan berlanjut nanti dengan penyediaan dan pengaturan transportasi massal yang berpihak kepada masyarakat,” harapnya.

Pernyataan Kadishub ini seakan menjawab keraguan publik mengenai potensi kebijakan ini hanya menjadi seremoni sesaat.

Harapan untuk adanya sistem transportasi massal ASN yang terintegrasi dan berkelanjutan setiap harinya kini menjadi agenda penting yang dinanti realisasinya.

Di hari pelaksanaan gerakan ini, pantauan di sejumlah pelataran Kantor Dinas di lingkup Pemprov Sultra dilaporkan nampak sunyi dari kendaraan roda empat pribadi, mengindikasikan imbauan melalui surat pemberitahuan nomor B/204/500.11.8/10/2026 tersebut direspon oleh para ASN.

Kini, komitmen pemerintah daerah diuji untuk mentransformasi gerakan moral satu hari ini menjadi perubahan pola konsumsi energi yang berkelanjutan melalui penyediaan transportasi publik yang memadai.

PUBLISHER: MAS’UD