
KENDARI, TEGAS.CO – Sahabat Pena mengusung sebuah gagasan di tengah polemik yang menimpa masyarakat lingkar tambang dan sekitarnya dengan menggelar Lomba Menulis Berita/Jurnalistik bertema “Dampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan berhentinya aktivitas PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) terhadap kehidupan masyarakat”.
Kegiatan tersebut digagas oleh panitia Sahabat Pena sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap kondisi ribuan jiwa masyarakat yang terdampak akibat PHK serta berhentinya aktivitas PT WIN.
Gagasan ini turut mendapat apresiasi dari manajemen PT WIN. Namun, perusahaan tidak terlibat secara langsung dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Lomba ini murni digelar oleh Sahabat Pena berdasarkan kepedulian dan keprihatinan terhadap kondisi masyarakat yang terdampak.
Ketua Panitia Sahabat Pena, HNR Andri, S.H., mengatakan pihaknya membuka ruang seluas-luasnya bagi semua pihak untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, karya yang dihasilkan para peserta diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari kompetisi, tetapi juga dapat menjadi sarana menyuarakan kondisi masyarakat yang terdampak.
“Harapan kami, tulisan-tulisan dari para peserta bukan hanya sekadar menjadi bahan perlombaan, tetapi juga dapat membantu menyuarakan kondisi masyarakat yang terdampak PHK akibat berhentinya aktivitas PT Wijaya Inti Nusantara. Semoga melalui tulisan-tulisan ini, masyarakat bisa mendapatkan perhatian dan solusi sehingga mereka dapat kembali memperoleh pekerjaan dan menjalankan kehidupan seperti sebelumnya,” ujar Andri.
Ajang tersebut digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Pendaftaran lomba telah dibuka sejak 1 Agustus 2026.
Lomba menulis ini mengusung tema “Dampak PHK dan Berhentinya Aktivitas PT WIN terhadap Kehidupan Masyarakat”.
Tema tersebut diangkat untuk menggambarkan dinamika kehidupan, kondisi ekonomi, serta realitas sosial masyarakat sekitar pascapenghentian operasional perusahaan dan terjadinya PHK.
Sejak pendaftaran dibuka, puluhan media lokal di Sulawesi Tenggara turut berpartisipasi dengan mengirimkan karya terbaik dari para jurnalisnya.
Selain insan pers, panitia juga membuka ruang partisipasi bagi mahasiswa, pelajar, pemuda, hingga masyarakat umum yang ingin menuangkan gagasan dan pandangannya melalui tulisan.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kedalaman analisis, kualitas tulisan, serta gagasan para peserta, panitia menyiapkan total hadiah puluhan juta rupiah, dengan rincian:
* Juara 1: Rp10.000.000
* Juara 2: Rp7.000.000
* Juara 3: Rp5.000.000
* Juara 4: Rp2.000.000
* Juara 5: Rp1.000.000
Saat ini, proses penjurian tengah berlangsung untuk menentukan karya-karya terbaik yang berhak mendapatkan apresiasi.
Pengumuman pemenang lomba rencananya akan dilaksanakan secara resmi pada Sabtu, 22 Agustus 2026, di Kendari.
Melalui kegiatan ini, Sahabat Pena berharap karya para peserta dapat menjadi ruang untuk menyampaikan suara masyarakat, menggambarkan dampak sosial dan ekonomi yang terjadi, sekaligus mendorong hadirnya perhatian serta solusi dari berbagai pihak terhadap masyarakat yang terdampak.
LAPORAN: MAS’UD







Komentar