oleh

Polsek Watopute Inisiasi Kampung Tangguh

Foto bersama Kapolsek Watopute dan unsur desa Labaha
Foto bersama Kapolsek Watopute dan unsur desa Labaha

TEGAS.CO,. MUNA – Jajaran Polsek Watopute dalam hal ini Bhabinkamtibmas Bripka Karimul Sahid menginisiasi pelaksanaan kegiatan pembentukan Kampung Tangguh Nusantara desa Labaha kecamatan Watopute, Muna, Sultra, Jumat, (12/2/2021)Pukul 09.00 Wita.

Kegiatan tersebut dalam rangka mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19 yang belum usai. Sehingga dengan pembentukan kampung tangguh itu sinergitas terbangun sampai ke pelosok wilayah dengan melibatkan semua unsur lapisan masyarakat.

Iklan Mubar Iklan Mubar

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Watopute Iptu Wayan Santika, SE, Bhabinkamtibmas desa Labaha Bripka Karimul Sahid, Babinsa desa Labaha Koptu Irwan, Kades Labaha Zulkarnain, S.Sos beserta perangkat desa lainnya, Ketua BPD Labaha Jamarin, Mewakili Kepala Puskesmas Watopute Wa Ode Safani, S.KM dan masyarakat desa Labaha

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Muna, AKBP Debby Asri Nugroho, S.H, S.IK, melalui Kapolsek Watopute, Iptu Wayan Santika, SE, menyampaikan bahwa program Pembentukan Kampung Tangguh Desa Labaha sebagai upaya institusinya untuk mendorong masyarakat berperan aktif dan bahu membahu menghadapi situasi pandemi saat ini.

“Dengan adanya potensi Kampung Tangguh ini sangat diperlukan kerja sama dari pemerintah setempat, Babinsa desa Labaha, Puskesmas dan yang tidak kalah pentingnya adalah masyarakat. Tujuannya adalah demi menciptakan masyarakat produktif dalam usaha ketahanan pangan yang nantinya jadi penggerak dalam membantu ekonomi masyarakat khususnya desa Labaha”, ucapnya.

“Tidak lupa pula kita membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya prokes demi memutus matai rantai penyebaran covid-19,” ujarnya.

Wayan menambahkan, hasil kunjungan tersebut, desa Labaha diketahui mempunyai banyak potensi untuk dijadikan sebagai Kampung tangguh, yaitu :
1. Tangguh Kesehatan
Tersediaan kelengkapan dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 berupa APD, Termo Guns, Alat penyemprot cairan disenfektan, Wadah Cuci tangan baik berupa Ember yang telah dibagikan kerumah rumah warga dan gentong cuci tangan, dan selain itu peran Puskesmas Watopute yang selalu aktif mensosialisasikan bahaya Covid-19 di Desa Labaha.

2. Tangguh Sosial Ekinomi
Terdapat masyarakat yang memiliki usaha Mikro, ataupun kecil menengah serta usaha dibidang sandang pangan sehingga dapat menggerakkan roda perekonomian dan menopang hidup keluarga serta masyarakat disekitar Desa Labaha, diantaranya :
– Usaha Air Minum Galon milik
– Usaha Warung Kopi
– Usaha peternakan Ayam Potong
– Usaha peternakan Kambing dan Sapi
– Usaha pertukangan
– Usaha Perkebunan sayur mayur
– Usaha Perkebunan Cabai
– Usaha pembuatan Roti Bakar

Potensi Tanaman Cabai Kampung Tangguh desa Labaha
Potensi Tanaman Cabai Kampung Tangguh desa Labaha

3. Tangguh Keamanan
Desa Labaha miliki Poskamling yang dijadikan sebagai pos pemantau gangguan Kamtibmas dengan memperdayakan Pam Swakarsa yakni keterlibatan Linmas yang ditelah ditunjuk ileh Pemerintah Desa dan masyarakat pada umumnya serta unsur TNI-Polri dalam hal ini Babinsa-Bhabinkamtibmas yang selalu bersinergi dalam upaya menciptakan Kamtibmas yang kondusif serta menimalisir permasalahan melalui Problem Solving.

4. Tangguh Kreatifitas
Terdapat beberapa masyarakat Desa Labaha yang masih menjaga Kearifan Lokal berupa Tenun Sarung Muna yang mempunyai ciri khas tersendiri baik dalam proses pembuatannya maupun hasil yang disajikan sehingga dapat menopang perekonomian keluarga pengrajin ataupun masyarakat disekitar.

Ia berharap dengan pembentukan Kampung tangguh tersebut dapat mensukseskan program pemerintah dalam menghadapi dan menanggulangi pandemi covid-19.

“Semoga wujud peran kami ini dapat memberikan manfaat bagi orang banyak,” tandasnya.

Reporter : FAISAL

Editor : YA

Komentar

Iklan Kominfo Sultra