oleh

Dinas Cipta Karya, Bentuk Wajah Sultra Lewat Pembangunan

Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Tenggara, Pahri Yamsul
Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Tenggara, Pahri Yamsul

TEGAS.CO.,SULTRA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus membentuk wajah Sultra melaui pembangunannya.

Hal itu, seperti tampak pada ekspose ke-3 tahun pembagunan AMAN (Ali Mazi – Lukman Abunawas) di Aula Bahteramas kantor Gubernur Sulawesi Tenggara pada Senin, 6 September 2021 lalu.

Kesuksesan pembangunan gubernur Sulawesi Tenggara sebagai sang visioner arsitektur Sultra, tidak terlepas dari peran perpanjangan tangannya di Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang, yakni Pahri Yamsul.

Selama kurun waktu lebih dari 10 tahun kepemimpinannya, Pahri Yamsul sebagai Kepala Dinas Cipta Karya, telah banyak membangun Sultra, tidak terkecuali dimasa kepemimpinan Ali Mazi dan Lukman Abunawas sebagai gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tenggara.

Perpustakaan Daerah Modern di Kota Kendari

Salah satu pikiran gubernur yang direalisasikan Pahri dalam bentuk pembanunan, yakni Perpustakaan Daerah Modern bertaraf internasional. Perpustakaan yang dibangun atas dasar kepedulian Gubernur di bidang pendidikan itu, kini pengerjaannya telah rampung 100 persen dan tahun 2021 ini telah siap digunakan.

“Mudah-mudahan Desember sudah dapat diresmikan,” beber Fahri dalam pertemuannya dengan awak media beberapa waktu lalu.

Perpustakaan itu, beber Fahri, di dalamnya menggunakan dua lift sampai ke lantai 7. Juga terdapat ruang pembelajaran diantaranya tarian, teater, hingga pembelajaran tentang penanggulangan bencana.

“Ini akan jadi perpustakaan aktif, karena mulai dari halaman sudah disiapkan wifi gratis, full digital, hal ini sesuai dengan konsep gubernur setelah pulang dari Amerika Serikat,” imbuh Fahri.

Perpustakaan ini, ujarnya, dapat diakses dari mana pun. Tenaga IT nya juga sudah dipersiapkan, meskipun di dalamnya nanti tetap ada buku ofline tetapi tidak menjadi hal utama.

Pembangunan Rumah Sakit Jantung

Proyek besar lain, yang kini tengah digarap Dinas Cipta Karya, yakni pembangunan rumah sakit (RS) Jantung. Rumah sakit ini, digadang-gadang akan menjadi tempat pengobatan jantung terbesar se-Indonesia Timur.

Kini rumah sakit jantung sedang dalam tahap pengecoran lantai 11 dan ditargetkan di bulan Desember sudah selesai pengecoran lantai 17 beserta pemasangan instalasi kabel di seluruh gedung.

Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang, sesuai dengan visinya yakni, “Tersedianya infrastruktur yang berkualitas dan bermanfaat demi terwujudnya Sulawesi Tenggara yang aman, maju, sejahtera, dan bermartabat” juga mendirikan Kantor Penghubung di Makassar.

Wisma Sultra di Makasar

Pembangunan Wisma Sultra di Kota Makassar itu, saat ini sudah siap digunakan dan segera akan serah terimakan agar dapat difungsikan. Gedung dengan 25 kamar itu akan dikelola secara profesional sehingga dapat menjadi sumber APBD bagi Pemerintah Sultra.

Masih dalam program penataan bangunan gedung, Dinas Cipta Karya juga tengah mengerjakan pembangunan Stadion Lakidende dan merehabilitasi Gedung Kolam Renang KONI Sultra.

Program Penataan Pembangunan Gedung

Saat ini, salah satu dinas yang dibawahi Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) di Sultra itu, sedang merencanakan pembangunan Tugu Pahlawan Nasional, Sultan Himayatuddin Muh. Saidi di Kota Kendari dan Kota Baubau.

Tim jasa konstruksi Dinas Cipta Karya juga telah menata kawasan Tanjung Buaya di Buton Tengah. Pintu gerbang Muna Barat – Buton Tengah pun tak luput dari sentuhan tangan dan rancangan dari tim pembangunan Sultra itu.

Masjid Al-Kautsar

Sebagai bentuk kepedulian Gubernur akan rumah ibadah, Dinas Cipta Karya sebagai anak bidikan pemerintah dalam hal pembangunan juga telah merenovasi gedung masjid Alkautsar. Sehingga kini, penampakan salah satu masjid tua di Kota Kendari itu, mampu bersaing dengan masjid Al-Alam Kendari yang terbilang berdesain baru.

Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang, yang dinakhodai Pahri Yamsul juga memiliki program pengelolaan dan pengembangan sistem penyediaan air minum.

Program tersebut, kini tengah melaksanakan 4 kegiatan urgen, yakni penambahan kapasitas SPAM di rumah jabatan (Rujab) gubernur Sultra, pengadaan sarana dan prasarana air bersih di kawasan Bungin Permai, pengadaan sarana dan parasarana air bersih di kawasan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), dan terakhir pengadaan sarana dan prasarana air bersih di kawasan Turekeku Kabupaten Konsel.

Penataan Tanjung Buaya Buton Tengah

Melalui program pengelolaan dan pengembangan sistem drainase, Dinas Cipta Karya telah melakukan kegiatan pembangunan drainase perkotaan Kabupaten Kolaka, pembabgunan drainase kompleks Perumahan PNS Nanga-nanga, dan pembangunan drainase perkotaan di Kota Kendari.

Kegiatan lain yang tidak kalah penting, dilakukan oleh Dinas Cipta Karya melalui program pengembangan permukiman. Saat ini telah dikerjakan, pembangunan sarana dan prasarana sanitasi Kabupaten Kolaka, pembangunan sarana dan prasarana sanitasi Kabupaten Kolaka Timur (Koltm), pembangunan sarana dan prasaran Kabupaten Kolaka Utara (Kolut).

Keempat, dilakukan peningkatan sarana dan prasarana permukiman Kabupaten Kolaka, peningkatan sarana dan prasarana permukiman Kabupaten Kolaka Timur, peningkatan sarana dan prasarana permukiman Kabupaten Konawe Utara (Konut), penataan sarana dan prasarana permukiman Kota Kendari, penataan kawasan kumuh permukiman Kota Kendari, dan terakhir penataan sarana dan prasarana permukiman Kabupaten Buton Tengah.

Pintu gerbang perbatadan

Giat program pengembangan pemukiman lainnya, yakni penataan kawasan Torokeku Kabupaten Konsel, penataan lanscape masjid Al-Alam, penataan pedestrian ruas Jalan Haluoleo – Andonohu, penataan jalan lingkungan Kota Kendari lanjutan, pembangunan fasilitas pendukung kawasan wisata olah raga Sultra, penataan kawasan Bungin Permai di Konsel, pembangunan Ipal di Wakatobi, pembangunan Ipal di Kolaka, dan lighting kawasan water sport.

Program lain, yakni program penataan gedung. Kini telah sukses melakukan, rehabilitasi rumah dinas Korem 143/Halu Oleo, pembangunan rumah dinas Korem 143/Halu Oleo, finishing Kantor Penghubung Makassar, pembangunan gedung arsip BPKAD Sultra, pembangunan gedung aset kantor BPKAD, rehabilitasi rumah dinas Kejasksaan Tinggi Sultra, pembangunan Stadion Lakidende, rehabilitasi gedung kolam renang KONI Sultra, dan finishing gedung Perpustakaan Daerah Modern.

Program penataan bangunan gedung juga telah melakukan, rehabilitasi struktur kolom Jembatan Lowu-lowu bagian Kota Baubau, peningkatan sarana dan prasaran gedung kantor BINDA Sultra, pembangunan pintu gerbang dan pagar Rujab, rehabilitasi gedung PKK Sultra, rehabilitasi gedung Balitbang Sultra, penataan kawasan lapangan sepak bola Kabupaten Buton, penataan kawasan RTH dan fasilitas olah raga di Kecamatan Siortapina Buton, rehabilitasi gedung GOR pemuda Sultra.

Program lain yang juga telah dikerjakan oleh bidang program penataan gedung, yakni penataan interior kantor Bidang Jasa Konstruksi Dinas Cipta Karya, Bina Kinstruksi, dan Tata Ruang Sultra, interior kantor Bidang Tata Ruang Dinas Cipta Karya, Bina Kinstruksi, dan Tata Ruang Sultra, rehabilitasi masjid Agung Al-Kautsar, pembangunan arena panjat dinding kawasan wisata olah raga KONI Sultra.

Rehabilitasi gedung rumah jabatan Sekertaris Daerah (Sekda) Prov. Sultra, penataan kawasan halaman Perpustakaan Daerah Modern, penataan kawasan kompleks perkantoran PU Prov Sultra Anduonohu, serta pembangunan sarana dan prasaran kompleks perumahan PNS Nanga-nanga, juga telah dikerjakan oleh bidang program penataan pembangunan gedung Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang.

H5P

Komentar