Anaku Sayang, Anakku Malang

Sitti Nurlyanti Sanwar, (Pegiat Sosial Media)

Kasih ibu beta tak terhingga sepanjang masa hanya memberi tak harap kembali bagai sang surya menyinari dunia

TEGAS.CO,. NUSANTARA – Sepenggal bait Kasih Ibu yang sering didengar ataupun dinyanyikan , menunjukan begitu besar kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Namun, apa yang terjadi jika seorang ibu tega merelakan akanya sebagai tumbal? Hanya untuk harta semata?.

Iklan HUT KOLUT

Hal ini terjadi di Kabupaten Muna, ibu tersebut memaksa anaknya untuk bersetubuh dengan pelaku dengan iming-imingan uang yang akan dilipat gandakan. Perlakukan keji tersebut sudah berlangsung dua tahun sejak 2019 sampai 2021 (detiksultra.com/23/09/2021). Sungguh malang nasib anak itu, bukannya dijaga malah menjadi korban keserakahan ibu.

Pesugihan seperti jamur dimusim hujan tumbuh subur, tidak dipungkiri kondisi saat ini memaksa orang untuk melakukan apa saja agar dapat memenuhi kehidupan sehari-hari, kasus pesugihan terus berulang ditengah masyarakat modern. Jika ditelurusi lebih jauh, pesugihan terjadi di negeri yang menganut demokrasi kapitalis. Negara kapitalis membuat masyarakatnya menanggalkan aqidah demi materi sehingga mereka menjadi kufur dan melakukan kemungkaran.

Apata lagi pesugihan dilakukan karena perekonomi pelaku yang menyempit, membuat pelaku buta akan materi yang akan diterimanya. Seseorang akan melakukan apa saja agar keinginanya tercapai apa lagi menyoal perut. Sungguh miris kehidupan disistem ekonomi kapitalis.

Dalam Islam, pesugihan ini jelas perbuatan yang melanggar syariat mendorong umat Islam pada kesesatan nyata.

Disinilah kita harus selalu waras dalam segala kondisi dan situasi menanamkan aqidah Islam yang lurus, memahamkan dan mencerdaskan keluarga dan umat dengan pemikiran Islam, agar tidak terpengaruh dengan perbuatan yang menyesatkan.

Negara harus berperan aktif untuk mencegah hal tersebut serta menjaga aqidah umat dari upaya yang menjerumuskan, menistakan aqidah Islam. Salah satu peran negara untuk menjaga aqidah yakni memberikan sanksi tegas bagi individu atau kelompok yang melakukan pesugihan.

Oleh karena itu, agar tidak terjadi pesugihan yang berulang syarait Islam harus diterapkan secara kaffah disegala sendi kehidupan. Sebab, Islam rahmatan lilalamin dibawah naungan Khilafah Islamiah.

Penulis : Sitti Nurlyanti Sanwar, (Pegiat Sosial Media)

Editor : Yusrif Aryansyah

Iklan duka Lita Iklan Demokrat Konsel

Komentar