oleh

Hasir: Pemindahan IKN Menjadi Keharusan

Ketua BEM Unsultra, Hasir

TEGAS.CO,. SULAWESI TENGGARA – Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) menjadi keharusan demi terciptanya keseimbangan ekonomi, sosial, dan politik. Ditinjau dari segi geografis ibu kota Jakarta telah menanggung beban yang cukup berat untuk menyangga beban yang ada diatasnya.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua BEM Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) Hasir

Kata dia, berdasarkan laporan BMKG bahwa Jakarta setiap tahun turun datarannya sekita 5 cm per tahun. Sehingga mengakibatkan sering terjadi banjir, hal tersebut dikarenakan dataran Jakarta yang rendah dan daya serap air yang kurang.

“Hal ini tentunya tidak bisa kita pandang remeh, apalagi Jakarta sebagai pusat ibu kota Negara dan pusat industri,” katanya saat diwawancarai via seluler, Rabu (20/4/2022).

Dia juga menambahkan, beberapa faktor pertimbangan utama mengapa Ibu Kota harus dipindahkan ke Kalimantan Timur diantaranya yaitu :

Dari segi ekonomi : secara umum Jakarta adalah pusat ekonomi dan industri.

Sekitar 80% keuangan berputar di Jakarta hal ini tentunya menyebabkan ketimpangan ekonomi di luarnya.

“Kita melihat secara umum wilayah Indonesia semakin ke barat atau ke timur semakin kurang pembangunan maka dianggap perlu dipindahkannya ibu kota agar pembangunan bisa merata dan distribusi perputaran uang bukan hanya di pulau Jawa namun di luar pulau Jawa,” ucapnya

Dilanjutkannya, dari segi sosial : kota Jakarta sudah padat akan populasi, hal tersebut dapat terlihat dari fakta lapangan dan dari data dinas Pencatatan Sipil di 2020.

DKI Jakarta selama Januari hingga Oktober 2020, jumlah perpindahan penduduk keluar tercatat sebanyak 123.643 dan ini lebih besar 20% dibandingkan jumlah kedatangan.

Artinya angka migrasi dari desa ke kota Jakarta lebih besar daripada angka migrasi dari kota ke desa.

Hasir bilang, Jakarta sebagai pusat administrasi negara dan pusat industri bisnis memberikan daya tarik untuk migrasi dari desa ke kota hal tersebut berdampak kepada semakin padatnya dan kompleks nya permasalahan sosial lainnya di kota Jakarta.

Dari segi politik : dalam review sejarah kebelakang pemindahan ibu kota negara pernah disampaikan oleh presiden pertama RI yaitu Ir. Soekarno bahwa suatu saat ibu kota negara akan pindah ke Kalimantan yang pada saat itu Soekarno menunjuk Kalimantan Tengah.

Namun setelah dikaji dan ditelaah lebih dalam oleh Kementerian Bappenas dan para ahli lainnya wilayah yang cocok untuk pemindahan ibu kota negara adalah di Kalimantan bagian timur tepat nya di Daerah sekitaran penajam Paser Utara.

Beberapa poin diatas adalah pertimbangan utama yang diberikan oleh Hasir akan pentingnya pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

“Pemindahan ibu kota negara ke wilayah Kalimantan timur menjadi keharusan pemerintah demi terciptanya keseimbangan dan pemerataan ekonomi, sosial, dan politik,” katanya lagi.

Sebagai pertimbangan tambahan nantinya Jakarta sebagai pusat bisnis dan industri, dan Kalimantan sebagai pusat administrasi negara.

“Hal ini bisa kita bercermin kepada negara maju yang sukses membangun negara dengan pemindahan ibu kota seperti Australia memindahkan ibu kota dari Sidney ke Canberra, Amerika Serikat dari New York ke Washington DC, atau bahkan kita bisa bercermin dari negara tetangga seperti Malaysia yang memindahkan pusat administrasi dari Kuala lumpur ke Putra Jaya,” jelasnya lebih lanjut

Hal tersebut perlu dicontoh oleh Indonesia sebagai negara besar maritim dunia.

“Sebagai catatan khusus, Pemerintah dalam proses pembangunan dan Goals masa depan IKN harus memperhatikan sosial ekonomi dan budaya masyarakat setempat,” ujarnya

Partsisipan Interest dalam segala aspek di IKN harus berdampak positif terhadap masyarakat setempat, melalui penggunaan tenaga kerja lokal dalam proses pembangunan, ekonomi, dan partisipasi masyarakat dalam akses di pemerintahan baru harus dijamin oleh pemerintah.

Ibu Kota Negara yang diberi nama NUSANTARA melambangkan cita-cita negara Indonesia saat ini untuk mengukir sejarah kemajuan peradaban seperti pendahulu Bangsa ini.

“Saya sebagai salah satu pimpinan BEM di Sulawesi Tenggara sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kebijakan pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur,” katanya seraya menutup

REDAKSI

Komentar

DMCA.com Protection Status