
TEGAS.CO., BAUBAU – Komandan Kodim 1413/Buton Letkol Inf Arif Novianto bersama Pasi Ops Korem 143/HO menggelar pertemuan resmi dengan Wali Kota Baubau untuk melaporkan kedatangan 549 Batalyon Infanteri 823/Wakaaka.
Pasukan yang tiba di Kota Baubau pada Minggu, 13 Juli 2025 disambut hangat oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau sebagai bagian dari persiapan penugasan mereka di wilayah tersebut.
Wakil Wali Kota Baubau, Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu menyampaikan bahwa kehadiran Batalyon 823/Wakaaka merupakan momentum positif, tidak hanya dalam aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga dalam mendorong pembangunan daerah.
“Secara nasionalisme ini adalah hal yang positif bagi Kota Baubau. Kehadiran batalyon ini bukan hanya mengemban tugas negara dalam menjaga keamanan, tetapi juga diharapkan menjadi bagian dari pembangunan kota,” ujar Wa Ode Hamsinah usai mendampingi Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim dalam audiensi bersama Dandim 1413/Buton, Letkol Inf. Arif Novianto dan Pasi Ops Korem 143/HO, Senin (14/07/2025).
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan ratusan personel ini akan memberi dampak signifikan terhadap pergerakan ekonomi lokal, khususnya dalam sektor UMKM.
Nama Batalyon 823/Wakaaka sendiri diambil dari tokoh sejarah Raja Wakaaka.
Oleh karena itu, Pemkot Baubau akan menggelar penyambutan secara adat sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya setempat.
“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Etika adat tetap kita junjung tinggi,” ujarnya.
Rangkaian prosesi penyambutan akan dilaksanakan pada Rabu, 16 Juli 2025. Setelah upacara resmi serah terima di Lapangan Lembah Hijau, personel Batalyon 823/Wakaaka akan diarak menuju Benteng Keraton Buton.
Mereka dijadwalkan melakukan ziarah ke makam Sultan Murhum serta bertemu dengan perangkat adat dan tokoh masyarakat, termasuk jajaran masjid.
Upacara serah terima pasukan akan menjadi momen bersejarah bagi Kota Baubau, menandai dimulainya peran strategis Batalyon 823/Wakaaka di wilayah ini, baik dalam menjaga stabilitas keamanan maupun mendorong pembangunan dan kehidupan sosial masyarakat.